Ratusan Siswa SMKN I Trowulan Mojokerto Demo di Hari Pertama Ujian, Desak Kepala Sekolah Mundur

Sholahudin ยท Senin, 02 Desember 2019 - 13:26 WIB
Ratusan Siswa SMKN I Trowulan Mojokerto Demo di Hari Pertama Ujian, Desak Kepala Sekolah Mundur

Ratusan siswa SMKN I Trowulan Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur (Jatim), berdemonstrasi pada hari pertama ujian sekolah, Senin (2/12/2019). Mereka menuntut kepala sekolah mundur dari jabatannya karena dinilai tak transparan. (Foto: iNews/Sholahudin)

MOJOKERTO, iNews.id – Hari pertama ujian di SMKN I Trowulan Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur (Jatim), diwarnai dengan aksi demo para siswa di halaman sekolah, Senin (2/12/2019) siang. Ratusan siswa mogok belajar dan enggan ikut ujian.

Dalam demo tersebut, para siswa berorasi secara bergantian menuntut agar Kepala Sekolah (Kasek) SMKN I Trowulan, Irni Istiqomah, mundur dari jabatannya. Mereka menuding sejak kasek itu menjabat, pengelolaan anggaran sekolah tidak transparan. Salah satunya anggaran pembangunan.

“Intinya kita siswa-siswi SMKN I Trowulan minta kepala sekolah seperti yang dulu transparan terbuka. Uang pembangunan tidak lari ke mana-mana. Saat ini kepala sekolah tidak tranpasaran,” kata perwakilan siswa, Rizky.

 

BACA JUGA:

Demo Tuntut Perbaikan Fasilitas, Siswa SMK Pelayaran Menangis Histeris

Ratusan Siswa SMA di Grobogan Aksi Mogok Desak Kepala Sekolah Turun

 

Selain itu, pada hari pertama ujian, banyak juga siswa yang tidak boleh mengikuti ujian karena belum membayar tabungan wajib siswa. Para siswa yang belum melunasi dikeluarkan dari kelas. Padahal, sebagian siswa yang dikeluarkan dari keluarga miskin yang tidak mampu membayar sekolah.

Selama ini, para siswa juga telah meminta agar sekolah segera membangun tembok keliling sekolah. Namun, sekolah tidak juga membangun. Akibatnya, banyak siswa yang pulang saat jam pelajaran berlangsung dan membuat para siswa lain merasa tidak nyaman. “Kalau ingin sekolah maju, kenapa pagar belakang tidak dibangun sehingga siswa banyak yang pulang saat jam pelajaran,” ujarnya.

Tak hanya itu, para siswa menilai sikap kepala sekolah selama ini tidak ramah kepada siswa dan guru. Akibatnya, banyak terjadi perpecahan di antara guru kelas.

“Jangan salahkan murid karena kepala sekolahnya aja tidak respect dan tidak peduli soal bangunan di belakang. Teman-teman juga kecewa kepala sekolah karena mengeluarkan siswa yang belum kartu ujian, dulu tidak pernah dikeluarkan. Kepala sekolah sekarang tidak mau tahu terhadap siswa, tidak pernah survei kondisi siswa. Kalau yang dulu suka nanya kepada siswa, udah belajar apa belum,” kata Rizky dan temannya.

Ratusan siswa SMKN I Trowulan Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur (Jatim), berdemonstrasi pada hari pertama ujian sekolah, Senin (2/12/2019). (Foto: iNews/Sholahudin)
Ratusan siswa SMKN I Trowulan Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur (Jatim), berdemonstrasi pada hari pertama ujian sekolah, Senin (2/12/2019). (Foto: iNews/Sholahudin)

 

Menyikapi aksi demo, sebagian guru dan anggota kepolisian mencoba menemui siswa. Namun, mereka tidak bisa meredam aksi siswa. Ratusan siswa tetap menuntut kepala sekolah mundur dari jabatannya. Meski guru dan kepala sekolah berkali-kali memberikan penjelasan, para siswa tetap tidak menggubris.

Karena tidak menemui titik temu, para siswa, melanjutkan aksi dengan berkonvoi di lingkungan sekolah. Mereka menggeber-geber sepeda motor sambil atraksi di halaman sekolah. Para siswa mengancam akan terus berdemonstrasi jika kepala sekolah tidak mundur dari jabatannya.

Sementara itu, Wakil Kepala Kurikulum Umi Hasanah menganggap demo siswa itu terjadi karena ada miss komunikasi antara guru dan para siswa. Selama ini, sekolah sudah transparan dalam pengelolaan anggaran sekolah. Mengenai tabungan siswa juga sudah dirapatkan dengan wali murid, komite dan sekolah.

“Ada miss konsepsi dan miss komunikasi sehingga terjadi seperti ini. Saya tadi juga jaga di kelas. Saya memang meminta agar siswa mengambil kartu peserta di koordinator tabungan. Kalau ujian kan harus ada kartu ujian karena di lembar jawaban harus ada nomor ujian,” katanya.

Ratusan siswa SMKN I Trowulan Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur (Jatim), berdemonstrasi pada hari pertama ujian sekolah, Senin (2/12/2019). (Foto: iNews/Sholahudin)
Ratusan siswa SMKN I Trowulan Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur (Jatim), berdemonstrasi pada hari pertama ujian sekolah, Senin (2/12/2019). (Foto: iNews/Sholahudin)

 

Untuk menyikapi aksi demo para siswa, para guru dan kepala sekolah juga sudah menggelar rapat. “Ini tadi habis kami rapatkan di ruang guru kami sepakat. Kami semua tahu dan terbuka. Tabungan sudah dirapatkan dengan wali murid dan komite. Kami juga berikan edaran, semuanya sudah jelas,” katanya.

Umi Hasanah menambahkan, selama ini memang ada beberapa kendala terkait pembangunan sekolah. Akibatnya, ada proyek yang belum dilaksanakan. Namun, para guru tidak pernah meninggalkan tanggung jawabnya kepada para siswa.


Editor : Maria Christina