Remaja 16 Tahun Hilang 2 Hari usai Berburu di Kaki Gunung Argopuro Jember

Bambang Sugiarto ยท Selasa, 10 September 2019 - 13:17 WIB
Remaja 16 Tahun Hilang 2 Hari usai Berburu di Kaki Gunung Argopuro Jember

Mohamad Nur Hafifi, remaja 16 tahun yang hilang selama dua hari di kawasan kaki Gunung Argopuro Jember, Jawa Timur (Jatim). (Foto: iNews/Bambang Sugiarto)

JEMBER, iNews.id – Seorang remaja berusia 16 tahun, Mohamad Nur Hafifi, telah hilang selama dua hari, usai berburu dengan dua temannya di kawasan kaki Gunung Argopuro, Kabupaten Jember, Jawa Timur (Jatim). Dua temannya pulang, namun korban hingga kini tidak diketahui rimbanya. Kepolisian dan Basarnas saat ini masih mencari korban.

Informasi dari teman korban, Mohamad Nur Hafifi, warga Jalan Sarangan, Kecamatan Sumbersari, Jember, sebelumnya berpamitan kepada keluarganya untuk berburu ayam hutan di kawasan kaki Gunung Argopuro, Minggu (8/9/2019). Lokasinya tepat di area Sumberkembang Perkebunan Durjo, Kecamatan Sukorambi, Jember.

Hafifi berburu dengan dua temannya bernama Hendra dan Wildan. Mereka naik sepeda motor menuju kawasan Perkebunan Durjo itu. Setelah berburu seharian di kawasan lereng Argopuro, ketiganya hendak pulang.

BACA JUGA:

Remaja Lulusan SMP di Bondowoso Hilang saat Mendaki Bukit Piramid Argopuro

Hilang 12 Hari, Jasad Thoriq Ditemukan di Lereng Bukit Piramid Argopuro

Namun, saat masih di kawasan hutan, bahan bakar minyak (BBM) sepeda motor Hafifi habis. Dia akhirnya meminta BBM kepada Wildan dengan cara menyedot ke tangki sepeda motornya. Hendra dan Wildan juga memperbaiki sepeda motornya karena kerap bermasalah.

Sementara itu, Hafifi yang sudah mendapat cukup BBM berpamitan berangkat lebih dahulu. Hendra sempat memperingatkan kepada Hafifi agar jika masih di kawasan hutan, jangan buang air kecil sembarangan atau membawa benda-benda di kawasan hutan.

Setelah selesai memperbaiki sepeda motor, Hendra dan Wildan kemudian melanjutkan perjalanan. Hendra lalu mencari Hafifi di salah satu posko karena menduga temannya itu masih menunggu untuk bersama-sama pulang ke rumah.

“Saya cari di pondok di Posko Sumber Kembang, hampir setengah jam, kok enggak muncul. Saya suruh teman saya Wildan nunggu di situ, saya naik ke gunung lagi. Tapi di atas enggak ada, di bawah juga enggak ada. Kami kemudian pulang ke rumah,” kata Hendra, Selasa (10/9/2019).

Namun, mereka mendapat kabar bahwa Nur Hafifi belum juga pulang ke rumah. Mereka kemudian melaporkan soal Hafifi yang diduga hilang di hutan kepada orang tuanya dan aparat kepolisian.

Tim gabungan dari Basarnas dan Polsek Rambipuji berkoordinasi untuk pencarian Mohamad Nur Hafifi di kawasan kaki Gunung Argopuro, Jember, Selasa (10/9/2019). (Foto: iNews/Bambang Sugiarto)


Sementara orang tua Nur Hafifi langsung syok mengetahui anaknya belum pulang hingga dua hari. Ibu Hafifi, Siti Zaenab, mengaku bingung karena anaknya hilang. Padahal sebelumnya anaknya telah berpamitan akan berburu ayam hutan di kawasan lereng Argopuro bersama teman-temannya.

“Putra saya sebelumnya izin katanya mau pergi sama teman-teman. Saya kaget sampai sekarang anak saya belum pulang. Begitu tahu anak saya hilang di hutan, saya langsung makin takut. Saya takutnya anak saya sama seperti yang sudah kejadian di sana (orang hilang),” kata Siti Zaenab.

Hingga kini, Basarnas dan jajaran Kepolisian Sektor Rambipuji, masih melakukan upaya penyisiran di kawasan Perkebunan Durjo untuk mencari keberadaan Hafifi.


Editor : Maria Christina