Ribuan Pelajar Berdiri di Jalan Sambut Arak-Arakan Khofifah-Emil

Ihya' Ulumuddin ยท Kamis, 14 Februari 2019 - 15:48 WIB
Ribuan Pelajar Berdiri di Jalan Sambut Arak-Arakan Khofifah-Emil

Ribuan pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) se-Kota Surabaya menyambut arak-arakan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak, Kamis (14/2/2019). (Foto: iNews.id/Ihya' Ulumuddin)

SURABAYA, iNews.id - Ribuan pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) se-Kota Surabaya menyambut arak-arakan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak, Kamis (14/2/2019). Mereka berdiri di sepanjang jalan, mulai dari Masjid Al Akbar Surabaya hingga Tugu Pahlawan. 

Mengenakan berbagai atribut dan bendera merah putih, para pelajar berteriak dan melambaikan tangan, menyambut kedatangan gubernur dan wakil gubernur baru. 

"Senang sekali bisa ikut ambil bagian, menyambut Bu Khofifah dan Mas Emil. Selamat kepada beliau berdua. Semoga sukses memimpin Jawa Timur," kata salah seorang pelajar SMA Khadijah, Fatimatuzzahro, Kamis (14/2/2019). 


Tak hanya pelajar, ratusan masyarakat Kota Surabaya juga ikut menyambut. Bahkan, beberapa pegawai perkantoran di sepanjang Jalan Ahmad Yani, Darmo dan Bubutan juga ikut keluar. Mereka berdiri menyambut arak-arakan.  

"Akhirnya Bu Khofifah jadi Gubernur Jatim.  Alhamdulillah. Senang sekali. Mudah-mudahan beliau sehat. Sukses memimpin Jawa Timur," kata Anik Purwanti, warga Urip Sumoharjo, Surabaya.  

Sukacita penyambutan arak-arakan inipun disambut antusias Khofifah-Emil dan rombongan. Dari atas mobil jeep kuno, Khofifah-Emil tak henti melempar senyum. Melambaikan tangan sebagai tanda terima kasih.  

Arak-arakan Khofifah-Emil menuju Tugu Pahlawan ini digelar setelah keduanya melakukan salat duhur berjamaah dan sujud syukur di Masjid Al Akbar Surabaya. Arak-arakan ini diikuti 99 rangkaian mobil jeep kuno serta rombongan ibu-ibu Muslimat NU dan relawan.

Untuk diketahui, sore ini Khofifah-Emil akan menyampaikan pidato kerakyatan di depan monumen Tugu Pahlawan.


Editor : Himas Puspito Putra