Ribuan Santri Demo Desak Fadli Zon Minta Maaf pada KH Maimoen Zubair

Hana Purwadi ยท Selasa, 12 Februari 2019 - 15:43 WIB
Ribuan Santri Demo Desak Fadli Zon Minta Maaf pada KH Maimoen Zubair

Ribuan santri di Probolinggo, Jatim, berdemonstrasi mendesak Fadli Zon meminta maaf kepada KH Maimoen Zubair dan ulama NU, Selasa (12/2/2019). (Foto: iNews/Hana Purwadi)

PROBOLINGGO, iNews.id – Ribuan santri dan pengurus GP Ansor  se-Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur (Jatim), berdemonstrasi mengecam puisi Fadli Zon yang dinilai melecehkan KH Maimoen Zubair dan ulama Nahdlatul Ulama (NU), Selasa (12/2/2019). Massa menuntut wakil ketua DPR RI tersebut segera meminta maaf secara langsung.

Massa menegaskan, bila dalam hitungan 5 kali 24 jam, terhitung sejak hari ini, Fadli Zon tidak meminta maaf langsung, mereka akan mendatangi Fadli Zon. Para santri akan tetap mendesaknya untuk meminta maaf.

Dalam aksinya, sekitar 1.000 orang melakukan longmarch dari Pajarakan menuju kantor DPRD Kabupaten Probolinggo. Tiba di Kantor DPRD Kabupaten Probolinggo, massa berorasi dan membawa poster. Intinya mengecam puisi Wakil Ketua DPR RI itu yang dianggap melecehkan KH Maimoen Zubair serta para ulama dan santri NU.

“Kami mengecam, mengutuk dan menyesalkan kegaduhan yang dibuat Saudara Fadli Zon yang telah membuat sebuah pusi dan dia publikasikan sehingga publik merepresentasikannya negatif,” kata Ketua GP Ansor Kabupaten Probolinggo Muchlis.

BACA JUGA:

Aliansi Santri di Jember Kecam Puisi Fadli Zon yang Dinilai Hina Kiai

Ribuan Santri di Kudus Demo Fadli Zon karena Dinilai Hina Kiai NU

Menurut Muchlis, puisi Fadli Zon dianggap telah sangat melukai hati dan perasaan KH Maimoen Zubair, para ulama NU, dan seluruh santri nusantara. Tindakan Fadli Zon dinilai tidak mencerminkan sikap seorang wakil rakyat dengan posisinya sebagai wakil ketua DPR RI. Karena puisinya yang dianggap melecehkan ulama NU, demonstran mendesak agar Fadly Zon segera meminta maaf secara langsung kepada KH Maimoen Zubair.

“Kami tidak menerima permintaan maaf di media sosial. Etika seorang santri, dia harus datang kepada kiai meminta maaf secara personal, dan berjanji untuk tidak mengulangi perbuatannya,” katanya.

“Maka, kehadiran kami di sini ingin menyampaikan kepada seluruh santri di nusantara bahwa terhitung mulai hari ini, sampai 5 kali 24 jam, kami meminta Saudara Fadli Zon untuk datang meminta maaf kepada KH Maimoen Zubair atas segala ulah dan kegaduhan serta perasaan yang telah dilukainya,” katanya.

Apabila Fadli Zon tidak melakukan hal itu, maka pihaknya akan meminta seluruh santri NU dan kiai yang merasa dilukai perasaannya untuk bergerak bersama. Mereka akan meminta Fadli Zon untuk mundur dari Wakil Ketua DPR RI.

“Kami akan mendatangi Saudara Fadli Zon di kantornya di mana dia bertugas mengatasnamakan rakyat, untuk kami seret dan kami bawa menemui Kiai Maimoen Zubair. Kami tidak akan membiarkan siapa pun politisi, seperti Fadli Zon, melukai hati kiai-kiai kami,” katanya.

Setelah menggelar orasi, perwakilan massa kemudian masuk ke dalam kantor DPRD untuk menyampaikan aspirasinya. Konsentrasi massa yang menyemut sempat membuat arus lalu lintas Pantura Probolinggo-Situbondo dan sebaliknya macet total. Lalu lintas kembali normal setelah massa bubar dua jam kemudian.


Editor : Maria Christina