Ribuan Warga Surabaya Rela Antre Berdesakan 2 Jam Demi Dapat Zakat Rp50.000

Nursyafii · Jumat, 31 Mei 2019 - 19:48 WIB
Ribuan Warga Surabaya Rela Antre Berdesakan 2 Jam Demi Dapat Zakat Rp50.000

Ribuan warga saat mengantre menunggu untuk menerima zakat dari seorang pengusaha tekstil di kawasan Jalan Panggung Surabaya. (Foto: iNews/Nursyafei)

SURABAYA, iNews.id – Ribuan warga didominasi ibu rumah tangga berdesak-desakan dan mengantre untuk mendapat zakat maal dari seorang pengusaha tekstil di kawasan Jalan Panggung Surabaya, Jawa Timur (Jatim), Jumat (31/5/2019). Mereka bahkan rela berpanas-panasan dan menunggu hingga dua jam demi mendapat uang zakat Rp50.000.

Pantauan iNews, warga sudah mulai berdatangan sejak pukul 12.00 WIB. Mereka mengantre dengan pengawalan polisi dan secara bergiliran menerima zakat maal dari Haji Umar. Dalam penyaluran ini, tampak sejumlah ibu rumah tangga bahkan mengajak serta anak balita mereka dalam antrean.

Karena banyak warga, polisi yang bertugas untuk memastikan kelancaran penyerahan zakat membagi warga menjadi dua kelompok. Pertama kalangan perempuan yang lebih didahulukan, kemudian para laki-laki.


Kapolsek Pabean Cantikan Surabaya AKP Mellysa mengungkapkan, dalam pengamanan ini mengerahkan 20 anggotan. Mereka bertugas memastikan kondisi ketertiban dan keamanan, serta mencegah terjadinya korban akibat warga berdesakan.

BACA JUGA: Ridwan Kamil Imbau Pemudik Hindari Rest Area untuk Kurangi Kemacetan

“Kami membagi dua kelompok warga agar bisa tertib mengantre dan mencegah terjadinya dorong-dorongan dan saling berdesakan,” katanya.

Sementara seorang ibu rumah tanggan bernama Maryati yang ikut mengantre sebagai penerima zakat mengaku menunggu selama dua jam. Dia sudah datang sejak pukul 12.00 WIB dan berada diurutan terdepan untuk menerima dana pada pukul 14.00 WIB.

“Saya sudah tiap tahun mengantre zakat. Uangnya buat keperluan berbuka dan baju lebaran anak,” ucapnya.

Diketahui, pembagian zakat maal ini rutin dilakukan setiap tahun pengusaha tekstil tersebut. Tiap tahunnya, jumlah warga penerima yang ikut mengantre dalam pembagian zakat mal bukan menurun, tapi terus bertambah.


Editor : Donald Karouw