Rumah Rusak karena Gempa Jatim Segera Dibangun, Korban Diberi Rp5 Juta

Ihya' Ulumuddin ยท Kamis, 11 Oktober 2018 - 10:11 WIB
Rumah Rusak karena Gempa Jatim Segera Dibangun, Korban Diberi Rp5 Juta

Salah satu rumah warga di Sumenep, Jatim, yang rusak akibat gempa bumi, Kamis (11/10/2018). (Foto: Istimewa)

Facebook Social Media Twitter Social Media Google+ Social Media Whatsapp Social Media

SURABAYA, iNews.id – Rapat terbatas Gubernur Jawa Timur (Jatim) Soekarwo dengan sejumlah pejabat terkait menghasilkan sejumlah poin penting untuk penanganan pascagempa bumi 6,3 Skala Richter (SR), Kamis dini hari (11/20/2018). Rumah warga yang rusak segera dibangun hari ini dan keluarga korban yang meninggal dunia mendapat santunan Rp5 juta.

“Rumah rusak langsung dibangun pemprov hari ini juga. Saya juga langsung telepon Camat Gayam, Sumenep tentang kondisi di sana,” kata Pakde Karwo didampingi Kabiro Humas dan Protokol Setdaprov Jatim Aries Agung Paewai usai rapat terbatas di kantor Gubernur Jatim, Kamis (11/10/2018).

Pakde Karwo juga telah memerintahkan kepada para kepala SKPD untuk segera menjalankan hasil rapat terbatas itu, sebelum terbang dengan helikopter ke Pulau Sapudi, Sumenep. Selain membahas penanganan rumah warga yang rusak dan korban jiwa, Pakde Karwo juga meminta para korban luka segera mendapat perawatan. “Bagi korban gempa yang sakit atau mengalami luka-luka langsung ditangani serius oleh dokter,” kata Pakde Karwo.

BACA JUGA:

Soekarwo Langsung Terbang dengan Heli ke Sumenep Pantau Korban Gempa

Gempa Guncang Jawa Timur dan Bali, Ini Data Sementara Rumah Rusak

Gempa Rusak Sejumlah Rumah dan Fasilitas Umum di Jembrana Bali

Pemprov Jatim juga segera mendata seluruh kerusakan infrastruktur dan objek vital lainnya. Pakde Karwo memerintahkan seluruh tim lengkap untuk segara datang ke lokasi melakukan penanganan dan rehabilitasi. “Semuanya harus ditangani cepat dan taktis. Korban jangan sampai menunggu lama, harus segera teratasi,” ujanya.

Diberitakan sebelumnya, gempa bumi dengan magnitudo 6,4 SR yang dimutakhirkan menjadi 6,3 SR mengguncang wilayah Jatim dan Bali pada Kamis (11/10/2018) pukul 01.57 WIB. Data sementara dampak gempa dilaporkan tiga orang meninggal dunia dan beberapa rumah mengalami kerusakan. Daerah yang terparah terkena dampak gempa di Kecamatan Gayam, Kabupaten Semenep, Madura.


Editor : Maria Christina