Sabu 11,5 Kg asal Malaysia yang Diamankan Polda Jatim Akan Diedarkan ke Madura

Ihya' Ulumuddin · Selasa, 09 Juli 2019 - 16:36 WIB
Sabu 11,5 Kg asal Malaysia yang Diamankan Polda Jatim Akan Diedarkan ke Madura

Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan menunjukkan barang bukti 11,5 kg sabu asal Malaysia, Selasa (9/7/2019). Narkoba ini diamankan dari Pieter Kristiono, yang tewas ditabrak truk saat berusaha kabur dari polisi. (Foto: iNews.id/Ihya’ Ulumuddin)

SURABAYA, iNews.id – Sabu seberat 11,5 kilogram (kg) asal Malaysia yang diamankan dari kurir Pieter Kristiono (38), hendak diedarkan di Madura, Jawa Timur (Jatim). Hasil pengembangan penyidikan Polda Jatim, barang haram tersebut telah ditunggu seorang kurir di sebuah desa untuk diedarkan kepada para pemesan.

“Ya, BB ini (sabu 11,5 kg) akan dikirim ke Madura. Barangnya dari Malaysia,” kata Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan di Mapolda Jatim, Selasa (9/7/2019).

Luki menjelaskan, ada satu wilayah yang menjadi sasaran dan kini tengah menjadi target polisi. Namun, Luki tidak menyebut terus terang tempat yang dimaksud. “Tim masih bergerak di salah satu tempat. Ada satu tempat yang kami jadikan target,” katanya.

BACA JUGA:

Kurir 11,5 Kg Sabu Tewas Ditabrak Truk saat Mencoba Kabur dari Polisi 

Polda Jatim Gagalkan Penyelundupan 10 Kg Sabu dari Jaringan Internasional

Ini bukan kali pertama Madura menjadi sasaran. Beberapa kali, jaringan internasional juga menyelundupkan berbagai jenis narkoba ke pulau garam tersebut. Mereka umumnya menggunakan kurir warga setempat. Beberapa di antaranya Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di luar negeri.

Diketahui, Ditreskoba Polda Jatim mengganggalkan penyelundupan lebih dari 10 kg sabu dari jaringan internasional. Serbuk kristal tersebut diamankan dari seorang kurir atas nama Pieter Kristiono (38) di kawasan Kalideres, Jakarta Barat. Untuk mengelabui petugas, sabu tersebut dibungkus plastik dan dimasukkan dalam 10 galon cat ukuran jumbo merek USG Boral.

Hasil penyelidikan polisi, warga asal Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, ini mendapat kiriman sabu dari seorang bandar di Malaysia. Sabu dikirim melalui ekspedisi dari Pontianak. Pengungkapan ini hasil pengembangan dari penangkapan kurir di Gresik, Yoyok Priyono dengan barang bukti 5 kg sabu.


Editor : Maria Christina