Satu Keluarga di Lumajang Keracunan Genset, 1 Orang Tewas

Antara ยท Sabtu, 26 Januari 2019 - 12:22 WIB
Satu Keluarga di Lumajang Keracunan Genset, 1 Orang Tewas

Ilustrasi korban meninggal dunia. (Foto: iNews).

LUMAJANG, iNews.id - Satu keluarga di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur (Jatim) menjadi korban keracunan monoksida dari genset yang menyala di dalam rumah. Satu orang, yakni ibu di keluarga tersebut meninggal dunia sedangkan ayah dan anaknya masih dalam perawatan medis.

Kapolres Lumajang, AKBP Muhammad Arsal Sahban mengatakan, korban meninggal dunia karena keracunan karbon monoksida genset yang dinyalakan korban saat pemadaman listrik di Desa Bago, Kabupaten Lumajang, Jatim.

Satu keluarga yang menjadi korban yakni Ali Muksin (45) yang merupakan kepala keluarga, istrinya Siti Khotijah (40), dan anaknya Aisyah Maisaroh Ramdhani (14). Mereka diketahui keracunan asap genset pada Jumat (25/1/2019) sore.

"Karena penempatan genset yang berada di dalam ruangan rumah korban," katanya dia di Mapolres Lumajang, Jatim, Sabtu (26/1/2019).

Menurut dia, kondisi keracunan ini terjadi jika genset di tempatkan berada di dalam rumah, namun tak ada ventilasi memadai. Akibatnya, karbon monoksida yang alat itu dihirup oleh para korban.

Untuk korban selamat, kata Arsal, kondisinya sudah berangsur-angsur membaik. Berbeda saat kejadian dan dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pasirian, di mana keduanya terpantau kritis.

"Saya sudah ke lokasi kejadian dan menjenguk kedua korban yang dirawat di RSUD Pasirian untuk mendapatkan perawatan intensif," ujar Kapolres.

Berdasarkan informasi di lapangan, kejadian tersebut berawal dari pemadaman listrik di sebagian wilayah Pasirian pada Jumat dini hari. Korban Ali Muskin berinisiatif menyalakan mesin genset untuk sumber penerangan.

Pada pagi harinya, saksi yang juga orang tua korban tak mengira kalau genset masih menyala. Dia menduga anaknya bersama keluarga masih tertidur, sehingga tidak membangunkan mereka.

Lalu di siang hari, keponakan korban mendatangi rumah tersebut untuk mengajak korban ke masjid. Namun dia kaget ketika melihat kondisi Ali beserta keluarga sudah lemas, dan nyaris tak sadarkan diri.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal