Sejumlah ASN di Pemkot Surabaya Dilaporkan Berideologi HTI

Ihya' Ulumuddin ยท Kamis, 21 Maret 2019 - 17:19 WIB
Sejumlah ASN di Pemkot Surabaya Dilaporkan Berideologi HTI

Ilustrasi HTI. (Foto: Istimewa).

SURABAYA, iNews.id – Sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Surabaya disinyalir terpapar ideologi Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Tak hanya menjadi pengikut, beberapa di antara mereka bahkan diduga ikut menyebarkan paham ormas terlarang itu.

Ketua GP Ansor Kota Surabaya, M Faridz Afif mengatakan, pihaknya mendapat banyak laporan kalau ada ASN yang masih menganut paham HTI di lingkungan Pemkot Surabaya.

"Kami sudah telusuri informasi itu dan valid," kata Afif saat dikonfirmasi wartawan di Kota Surabaya, Jawa Timur (Jatim), Kamis (21/3/2019).

BACA JUGA: Ratusan Warga Surabaya Lintas Ormas Deklarasi Tolak Paham HTI

Bahkan, lanjut Afif, ada beberapa ASN yang menduduki posisi strategis di HTI. Mereka inilah yang diduga menyebarkan paham terlarang itu kepada rekan kerjanya.

"Kami sudah telisik orang-orangnya. Identitasnya, dan ternyata benar," kata tokoh muda Nahdlatul Ulama (NU) Surabaya ini.

Atas temuan itu, Afif berharap ada langkah tegas dan terukur dari Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, untuk mengatasi penyebaran paham HTI di lingkungan kerjanya. Pihaknya juga siap memberikan data bila diperlukan.

BACA JUGA: Kibarkan Bendera HTI di Bukit, Warga Palangkaraya Diperiksa Polisi

Dari temuannya, kata dia, ada satu ASN berstatus PNS dan empat orang merupakan tenaga kontrak atau honorer. Meski organisasinya sudah dilarang hidup di Indonesia, namun aktivitas mereka tetap berjalan seperti biasa.

"Untuk penyelidikan khusus, Pemkot bisa menggandeng Polri, TNI dan BNPT," ujar dia.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal