Sepi Pendaftar, 50 Pasangan Suami Istri di Lamongan Ikut Pilkades Serentak

Abdul Wakhid ยท Sabtu, 10 Agustus 2019 - 01:02 WIB
Sepi Pendaftar, 50 Pasangan Suami Istri di Lamongan Ikut Pilkades Serentak

Pasangan suami istri, Mulyono dan Anis Dwi Astuti maju dalam Pilkades Menongo, Kabupaten Lamongan. (Foto: iNews.id/Abdul Wakhid)

LAMONGAN, iNews.id – Pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak 2019 di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur 2019 sangat istimewa. Pilkades tersebut diikuti puluhan calon yang merupakan pasangan suami istri (pasutri) yang harus bersaing demi memperebutkan suara warga.

Rencananya, Pilkades serentak itu digelar pada September 2019 di 385 desa. Fenomena tersebut ternyata tidak hanya terjadi kali ini, pada 2016 lalu, juga banyak pasutri yang maju dalam pilkades.

Saat itu, 16 pasutri yang maju sebagai calon kepala desa dari total calon kades sebanyak 120 orang di 50 desa.

Kepala Bagian Pemerintahan Desa Pemkab Lamongan, Abdul Khowi mengatakan, fenomena calon kepala desa suami istri sudah terjadi sejak beberapa tahun terakhir. Namun tahun ini jumlahnya mencapai puluhan.

“Majunya calon suami istri sebagai calon kepala desa juga tidak menyalahi undang-undang pemilihan kepala desa yang berlaku saat ini,” katanya, Jumat (9/8/2019).

Selain 50 pasangan suami istri, kata dia, pada Pilkades serentak 2019 ini juga diikuti 18 calon kepala desa yang masih satu keluarga. Dari delapan belas tersebut ada yang berstatus adik-kakak dan ayah-anak. “Majunya calon kepala desa satu keluarga ini bisa menurunkan tingkat kerawanan di desa yang menggelar pemilihan kepala desa,” katanya.

Kades incumbent dari Desa Surabayan, Kecamatan Sukodadi, Sunarto mengaku kembali ikut kontestasi pilkades bersama istrinya lantaran hingga hari terakhir pendaftaran calon kepala desa tidak ada warga lain yang mendaftar.

“Sesuai dengan aturan pemilihan kepala desa tidak akan digelar jika hanya diikuti satu calon,” katanya.

Tidak hanya kali ini, pada pemilihan kepala desa periode sebelumnya Sunarto juga maju bersama dengan istrinya Sri Wahyuni.

Majunya Sunarto dan istri menjadi calon kepala desa mendapat dukungan penuh dari warga karena tidak adanya calon lain yang mendaftar.

Selain Sunarto, calo kepala desa lain yang maju dengan status sebagai suami istri adalah Mulyono dan Anis Dwi Astuti. Keduanya maju sebagai calon kepala Desa Menongo, Kecamatan Sukodadi.

Mulyono merupakan kepala desa incumbent. Pada periode sebelumnya, Mulyono juga maju sebagai calon kepala desa bersama istrinya.


Editor : Kastolani Marzuki