Stres dan Tertekan Dalam Penjara, Berat Badan Vanessa Angel Turun 7 Kg

Antara ยท Senin, 04 Maret 2019 - 18:26 WIB
Stres dan Tertekan Dalam Penjara, Berat Badan Vanessa Angel Turun 7 Kg

Artis Vanessa Angel yang saat ini menjalani penahanan di Polda Jatim (Foto: dok iNews)

SURABAYA, iNews.id – Berat badan artis Vanessa Angel (VA) turun hingga 7 kilogram (Kg) selama sebulan menjalani penahanan di Polda Jawa Timur (Jatim). Tersangka atas kasus dugaan prostitusi online itu stres dan tertekan selama ada di balik jeruji penjara.

Hal tersebut diungkapkan kuasa hukumnya, Rahmat Santoso. Karena itu, dia mengajukan surat penangguhan penahanan bagi kliennya ke penyidik Polda Jatim. Apalagi saat ini, masa penahanan Vanessa Angel akan diperpanjang 40 hari ke depan karena penyidikannya belum selesai.

"Sejak sebelum ditahan, klien kami telah memiliki riwayat penyakit sinusitis. Penyakitnya sering kambuh akibat stres yang dialaminya selama berada di tahanan," ujarnya, Senin (4/3/2019).

BACA JUGA: Polda Jatim Perpanjang Penahanan Vanessa Angel hingga 40 Hari

Rahmat mengatakan jika Vanessa juga kerap menderita penyakit maag selama berada di tahanan. Dia mengapresiasi polisi telah bertindak manusiawi dengan mendatangkan dokter yang rutin memeriksa kesehatan artis VA selama berada di tahanan.

"Meski penyakitnya telah diobati dokter yang didatangkan Polda Jatim, kondisi artis VA terus menurun. Karena kondisinya drop akibat stres, tentu sakitnya mudah kambuh," ucap Ketua Umum Ikatan Penasihat Hukum Indonesia (IPHI) tersebut.

Dia menuturkan, kliennya sudah bersikap kooperatif selama penyidikan. Karena itu dia berharap Polda Jatim mengabulkan permohonan penangguhan penahanannya dengan mempertimbangkan sisi kemanusiaan.

Diketahui, artis kelahiran Jakarta, 21 Desember 1991, itu diduga terlibat jaringan prostitusi online yang memberdayakan ratusan model dan puluhan artis. Dia mulai menjalani penahanan sejak awal Februari 2019.

Berdasarkan bukti forensik digital, artis VA aktif mengeksploitasi dirinya secara online di media sosial, yaitu melakukan percakapan atau "chatting" dan mengunggah foto-foto yang tidak sesuai dengan etika kesusilaan.

Dalam perkara ini, Polda Jatim juga telah menetapkan dan menahan empat tersangka lainnya yang bertindak sebagai muncikari, masing-masing berinisial ES, TN, F dan W.


Editor : Donald Karouw