Suami Istri Pengusaha Toko Kasur di Tuban Tewas Mengenaskan, Diduga Dibunuh

Pipiet Wibawanto ยท Sabtu, 13 Juli 2019 - 17:42 WIB
Suami Istri Pengusaha Toko Kasur di Tuban Tewas Mengenaskan, Diduga Dibunuh

Petugas saat mengevakuasi salah satu jasad pasangan suami istri di Tuban yang jadi korban pembunuhan. (Foto: iNews/Pipiet Wibawanto)

TUBAN, iNews.id – Pasangan suami istri tewas mengenaskan dalam toko mereka di kawasan Pasar Plumpang, Desa/Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Keduanya ditemukan bersimbah darah dan penuh luka diduga akibat aniaya benda tumpul.

Kasus dugaan pembunuhan ini pun mengemparkan masyarakat setempat, Jumat (12/7/2019) malam. Ratusan warga tampak berkerumun dan berdatangan ke lokasi tempat kejadian perkara (TKP). Identitas kedua korban diketahui bernama Sukamto dan Sri Endang Wati. Mereka merupakan pengusaha toko kasur yang keberadaan tempat usahanya persis di depan Pasar Plumpang.

Kasatreskrim Polres Tuban AKP Mustijat Priyambodo mengatakan, jasad sepasang suami istri ini ditemukan pertama kali oleh anak mereka. Saksi datang ke toko yang juga tempat tinggal orangtuanya setelah tiga hari tak bisa menghubungi mereka.

Betapa terkejutnya saksi saat melihat kedua orangtuanya sudah terbujur kaki di dalam rumah. Dengan perasaan campur aduk, saksi melaporkan kejadian ini ke warga setempat dan polisi.

BACA JUGA: Kerap Diintip saat Berhubungan Seks dengan Istri, Pria di Paluta Bunuh Adik Ipar

Mendapat laporan, petugas Polres Tuban langsung meluncur ke lokasi kejadian. Parameter dilakukan dengan memasang garis polisi untuk kepentingan penyelidikan.

“Hasil olah TKP, sepasang suami istri diduga jadi korban tindak pidana pembunuhan. Dari identifikasi awal, ada dua luka di bagian leher korban. Mereka ditemukan dalam jarak kurang dari 15 meter,” ujar Mustijat.

Kasatreskrim mengungkapkan, pihaknya masih akan melakukan penyelidikan untuk mengungkap kematian dan memburu pelaku pembunuhan. Jenazah kedua korban saat ini sudah dibawa ke RSUD dr R Koesma Tuban untuk kepentingan autopsi.


Editor : Donald Karouw