Takut Gempa Susulan di Sumenep, Ratusan Warga Tidur di Luar Rumah

Abdul Rahem ยท Jumat, 12 Oktober 2018 - 09:03 WIB
Takut Gempa Susulan di Sumenep, Ratusan Warga Tidur di Luar Rumah

Warga tidur di tenda darurat karena khawatir ada gempa susulan di Sumenep Madura, Jatim, Jumat dini hari (12/10/2018). (Foto: iNews/Abdul Rahem)

Facebook Social Media Twitter Social Media Google+ Social Media Whatsapp Social Media

SUMENEP, iNews.id – Gempa bumi berskala 6,3 Skala Richter (SR) yang mengguncang sejumlah wilayah di Jawa Timur (Jatim) dan paling berdampak di Pulau Sapudi, Sumenep, Kamis (11/10/2018), masih menyisakan trauma bagi warga. Karena takut ada gempa susulan, warga tidur di luar rumah dan tenda-tenda darurat.

Sedikitnya 300 warga di dua kecamatan, yakni Kecamatan Nong Gunong dan Kecamatan Gayam Sumenep, Madura, yang menjadi korban dampak gempa bumi Situbondo, terpaksa tidur di luar rumah dan tenda-tenda darurat. Selain karena khawatir terjadi gempa susulan, rumah warga umumnya juga rusak dan tidak bisa ditempati.

“Kami dengar informasi akan ada gempa susulan. Akibat gempa kemarin, warga di sini mengungsi karena khawatir takut ada gempa susulan lagi. Rumah kami juga sudah rusak,” kata salah seorang warga, Adnan, Jumat (12/10/2018) dini hari.

Sementara itu sejumlah bantuan logistik berupa sembako dan obat-obatan mulai berdatangan dan didistribusikan ke lokasi dampak gempa. Bantuan didistribusikan melalui jalur laut, yakni Pelabuhan Kalianget.

BACA JUGA:

Update Korban Gempa Situbondo, 26 Orang Luka dan 246 Rumah Rusak

1 Warga di Jember Tewas saat Gempa 6,3 SR Mengguncang Situbondo

BMKG Prediksi Masih Ada Gempa Susulan di Jatim, Warga Diimbau Tenang

Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (AL) Batuporon Madura, Letkol Laut Teguh Wibowo mengatakan, bantuan ini merupakan bantuan tahap pertama yang dilakukan untuk para korban gempa di Pulau Sapudi. Mereka berharap bantuan sembako dari prajurit TNI AL ini bisa meringankan penderitaan para korban gempa.

“Kami bersama prajurit akan bergerak ke Pulau Sapudi membantu saudara yang terkena dampak gempa. Kami akan mendistribusikan bantuan sembako, air mineral, dan obat-obatan dari Posko Tanggap Darurat Lantamal V,” kata Letkol Laut Teguh Wibowo.

Akibat gempa yang berpusat di Situbondo, Jatim, pada Kamis dini hari, dilaporkan sebanyak tiga orang meninggal dunia dan sembilan orang luka-luka. Sementara sebanyak 260 rumah warga mengalami rusak berat dan ringan.

Jumlah korban luka berat dan ringan di Pulau Sapudi Kabupaten Sumenep, Madura, mencapai 26 orang. Masing-masing empat orang luka berat, tiga luka sedang dan sisanya luka ringan. Mereka rata-rata mengalami patah tulang dan luka di bagian kepala dan lengan.


Editor : Maria Christina