Tekan Kecelakaan, Pemkot Surabaya Perluas Jaringan CCTV E-Tilang

Ihya' Ulumuddin ยท Kamis, 04 Januari 2018 - 02:23 WIB
Tekan Kecelakaan, Pemkot Surabaya Perluas Jaringan CCTV E-Tilang

Petugas Dinas Perhubungan Jatim sedang memantau kepadatan lalu lintas di sepanjang jalan di Kota Surabaya. (Foto: iNews.id/Ihya' Ulumuddin)

SURABAYA, iNews.id - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya akan menambah Closed Circuit Television (CCTV) e-tilang di beberapa titik. Penambahan fasilitas ini dilakukan setelah Dishub sukses menerapkan CCTV e-tilang sehingga mampu menekan angka kecelakaan lalu lintas.

Kepala Dishub Kota Surabaya Irvan Wahyudrajat mengatakan, pada tahun 2017 sudah memasang lima CCTV e-tilang di kawasan Kebun Binatang Surabaya (KBS) dan Jalan Dharmawangsa. Pada tahun 2018, pihaknya akan menambah 15 CCTV dengan harapan dapat merekam pelanggaran lalu lintas. “Total ada 20 CCTV e-tilang yang nanti akan mengawasi para pengendara,” kata Irvan di Surabaya, Rabu (3/1/2018).

Irvan mengaku, kehadiran CCTV dapat membantu menekan angka kecelakaan di Kota Surabaya. Terbukti pertama kali diuji coba, tingkat kecelakaan dari 427 kasus berkurang menjadi 100 kasus sehari. Kalau dulu para pengendara takut karena ada petugas yang berjaga di lapangan, sekarang mereka juga khawatir karena merasa diawasi oleh CCTV ini. “Jadi, seakan menjadi shock therapy bagi pengendara sehingga mereka lebih berhati-hati dan tidak melanggar lampu merah dan marka jalan,” ujarnya.

Dia menambahkan, manfaat lain dari CCTV ini menjadi mata Dishub Jatim untuk mengetahui kepadatan arus lalu lintas, kecelakaan, kebakaran mobil, dan beberapa kejadian lain di Kota Surabaya. Tak hanya CCTV, Dishub Jatim juga akan menambah kamera khusus untuk mengetahui kecepatan kendaraan. Jika tahun 2017 masih memasang satu unit kamera khusus di ruas Jalan Ahmad Yani, maka pada tahun 2018 ini akan ditambah lima unit kamera khusus di beberapa titik rawan di Surabaya.

“Nantinya, kamera khusus itu akan dipasang di jalan-jalan yang biasa dilalui kendaraan dengan kecepatan tinggi, seperti di Jalan Merr dan Kenjeran. Totalnya nanti ada enam,” tutur Irvan.

Kamera khusus ini akan membantu petugas keamanan menekan tindak kriminalitas dan mengambil andil dalam menciptakan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

”Seluruh jalan di Kota Surabaya yang dinilai rawan kecelakaan dan rawan kejahatan, secara bertahap akan dipasang kamera. Tujuannya, supaya kami (Dishub) bisa memantau langsung kondisi di lapangan,” kata dia.


Editor : Dony Aprian