Usaha Disaingi, Ibu 2 Anak di Tuban Bakar Diri dan Serang Tetangganya

Pipiet Wibawanto · Minggu, 21 April 2019 - 11:42 WIB
Usaha Disaingi, Ibu 2 Anak di Tuban Bakar Diri dan Serang Tetangganya

Polisi mengumpulkan barang bukti kasus bakar diri yang dilakukan warga Dusun Bongkol, Desa Sumurgung, Kecamatan Tuban, Kabupaten Tuban, Jatim, Minggu (21/4/2019). (Foto: iNews/Pipiet Wibawanto)

TUBAN, iNews.id – Seorang ibu di Dusun Bongkol, Desa Sumurgung, Kecamatan Tuban, Kabupaten Tuban, Jawa Timur (Jatim), membakar diri dan menyerang tetangganya, Minggu pagi (21/4/2019). Aksi nekat itu diduga dipicu persaingan usaha dengan tetangganya.

Pelaku awalnya membakar diri, lalu berlari ke arah tetangganya yang dianggapnya sebagai pesaing usahanya dalam berdagang es dan jajanan, agar sama-sama terbakar. Beruntung, tetangganya berhasil melarikan diri. Sementara pelaku yang mengalami luka bakar di sekujur tubuhnya langsung dilarikan ke rumah sakit.

Pelaku bakar diri diketahui bernama Siti Rohaiti (31), warga desa setempat. Sementara korban bernama Nur Khozin. Aksi bakar diri yang dilakukan ibu dua anak itu di pinggir jalan desa setempat membuat geger warga Dusun Bongkol, Desa Sumurgung. 

BACA JUGA:

Diputus Cinta, Mahasiswa Ini Nekat Bakar Diri Bareng Mantan Pacar

Sepasang Kekasih di Surabaya Nekat Bakar Diri di Kamar Kos


Menurut keterangan korban dan warga setempat, aksi bakar diri bermula saat pelaku datang ke rumah tetangganya Nur Khozin. Pelaku marah-marah karena dianggap menyaingi usaha jualan es dan jajanan miliknya.

Pelaku datang dan tiba-tiba mengobrak abrik kursi serta melemparkan senjata tajam ke arah korban. Namun, korban Nur Khozin tidak merespons tingkah pelaku.

Pelaku yang masih kesal, diketahui membeli bensin. Dia lalu menyiramkan ke kepalanya, kemudian membakar dirinya sendiri. Dalam kondisi terbakar, pelaku berlari ke arah korban dan merangkulnya. Beruntung, korban berhasil lolos dan melarikan diri meskipun sempat berhasil dirangkul pelaku.

Pelaku yang terbakar kemudian lari ke arah selokan untuk memadamkan api. Warga kemudian melarikan pelaku yang mengalami luka parah di sekujur tubuhnya ke IGD Rumah Sakit Nahdlatul Ulama Tuban. Sementara korban hanya mengalami luka bakar ringan di rambutnya.

“Dia merasa usahanya saya saingi. Dia nyerang saya, trus saya enggak respons, saya diam aja itu. Puncaknya marah kan tadi. Dia beli bensin. Saya enggak tahu dia mau bakar diri. Dia langsung ngucurin bensin ke kepalanya dan bakar diri, trus datang ke warung dan nyerang saya,” kata Nur Khozin.

Warga setempat mengatakan, pelaku sebelumnya mempunyai riwayat depresi sehingga kondisi kejiwaannya diduga tidak stabil. Kondisi tersebut kembali memuncak setelah korban membuka usaha jualan es dan jajanan yang sama dengan usahanya. Pelaku merasa sakit hati lantaran pelanggannya pindah ke warung Nur Khozin.

Kasus ini akhirnya dilaporkan ke kepolisian setempat. Polisi sudah turun ke tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan dari korban dan warga setempat. Polisi juga mengumpulkan barang bukti.


Editor : Maria Christina