Viral Pramuka Teriak 2019 Ganti Presiden, Gus Ipul Lapor Kwarnas

Ihya' Ulumuddin ยท Senin, 15 Oktober 2018 - 14:49 WIB
Viral Pramuka Teriak 2019 Ganti Presiden, Gus Ipul Lapor Kwarnas

Gus Ipul menunjukkan video ratusan siswa anggota Pramuka teriakkan 2019 Ganti Presiden. (Foto: iNews.id/Ihya' Ulumuddin)

SURABAYA, iNews.id - Ketua Kwartir Daerah (KaKwarda) Gerakan Pramuka Jawa Timur (Jatim), Saifullah Yusuf (Gus Ipul) prihatin atas keterlibatan ratusan siswa anggota pramuka dalam dukung-mendukung calon presiden (capres). Orang nomor dua di Jatim inipun mengecam dan melaporkannya ke Kwarnas Gerakan Pramuka. 

Sikap Gus Ipul ini diambil menyusul beredarnya video ratusan siswa berseragam pramuka yang viral di media sosial. Dalam video tersebut, mereka meneriakkan kata-kata 2019 Ganti Presiden. 

Tidak jelas video itu siapa yang memviralkan pertama kali dan lokasi acara di sekolah mana. Namun, Gus Ipul menilai, video tersebut telah menjurus pada politik praktis. Tidak etis bagi soerang siswa. Apalagi membawa atribut resmi Pramuka. 

"Saya merasa prihatin dan akan melakukan protes keras, karena ada pihak-pihak yang mencoba menyeret Pramuka ke arus politik praktis," kata Gus Ipul kepada wartawan,  Senin (15/10/2018).

Gus Ipul menilai, apa yang dilakukan oleh ratusan siswa anggota Pramuka itu jauh dari asas kepatutan. Jauh dari marwah Pramuka. Karena itu, dia merasa perlu mengambil langkah untuk meluruskan. 

"Biarkan ini nanti ada proses hukum. Kami dari Kwarda Gerakan Pramuka Jatim telah melaporkan kepada Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka, Kakak Budi Waseso, agar melaporkannya kepada Kepolisian," katanya. 

Bagaimana kalau itu terjadi di Jatim? "Kalau itu terjadi di Jatim, kami akan bekukan langsung nomor gugus depan di lokasi tempat kejadian tersebut," ucapnya didampingi Wakil Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Jatim, AR Purmadi. 

Purmadi juga belum mengetahui detil sosok dibalik tindakan ratusan siswa anggota Pramuka tersebut. Namun, melihat penampilan dalam video itu, Purmadi menduga, mereka yang terlibat adalah kelompok Pramuka Penggalang usia 11-15 tahun.


Editor : Himas Puspito Putra