Viral! Siswa SMKN 1 Banyuwangi Ujian Pakai 'Kacamata Kuda'

Eko Suryono ยท Kamis, 06 Desember 2018 - 15:48 WIB
Viral! Siswa SMKN 1 Banyuwangi Ujian Pakai 'Kacamata Kuda'

Para siswa mengenakan topi ditutupi kertas seperti kacamata kuda saat ujian. (Foto: iNews/Eko Suryono).

BANYUWANGI, iNews.id - Pelaksanaan ujian di sebuah sekolah menengah kejuruan (SMK) di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur (Jatim) menjadi viral. Beredar rekaman video para siswa-siswi yang mengerjakan soal ujian dengan topi ditutupi kertas, supaya tidak saling mencontek.

Dengan topi dan kertas menutupi wajahnya, para siswa hanya bisa memandang ke satu arah. Yakni, materi ujian di depan mereka. Sulit untuk mereka melirik ke kanan dan kiri, seperti halnya memakai kacamata kuda.

BACA JUGA: Trik Anak Tidak Stres saat Menghadapi Ujian Sekolah

Guru SMKN 1 Banyuwangi, Dimas Sanrizky mengatakan, mula-mula dirinya hanya iseng mengambil rekaman video para siswa-siswi yang sedang ujian dengan topi ditutup kertas. Dari sana anak-anak didiknya mulai mengunggah ulang video tersebut ke akun sosial media mereka masing-masing.

"Tujuannya cuma untuk melatih kejujuran siswa-siswinya dalam ujian," kata Dimas saat ditemui iNews di SMKN 1 Banyuwangi, Jatim, Kamis (6/12/2018).

Niatnya bukan untuk menyulitkan mereka dalam ujian. Sekolah ingin meminimalisir potensi para murid mencontek. Mereka pun akan memeroleh nilai murni, sebagaimana hasil belajar mereka selama di sekolah.

"Kami ingin tahu sejauh mana siswa menguasai mata pelajaran yang diajarkannya," ujar dia.

BACA JUGA: Demi Ikut Ujian Sekolah, Pelajar di Jombang Nekat Curi Ponsel

Siswa SMKN 1 Banyuwangi, Meita Karneta mengatakan, para siswa menyambut baik ide ini, bahkan dianggap dapat melatih kejujuran dalam ujian dan mendorong mereka belajar lebih giat lagi.

Menurut dia, dengan cara ini juga para siswa bisa fokus mengerjakan materi ujian mereka. Mau tidak mau, mereka harus belajar secara maksimal supaya hasil ujiannya tidak turun.

"Lebih baik seperti ini daripada harus mengandalkan teman," kata Meita.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal