Warga Tuban Tewas Usai Makan Telur Ikan Laut, 1 Kritis di Rumah Sakit

Pipiet Wibawanto · Senin, 04 Februari 2019 - 17:45 WIB
Warga Tuban Tewas Usai Makan Telur Ikan Laut, 1 Kritis di Rumah Sakit

Korban yang diduga keracunan senyawa kimia setelah mengonsumsi telur ikan laut masih dirawat di RSUD dr R Koesma Kabupaten Tuban, Jatim, Senin (4/2/2019). (Foto: iNews/Pipiet Wibawanto)

TUBAN, iNews.id – Dua warga di Kabupaten Tuban, Jawa Timur (Jatim), diduga menjadi korban keracunan telur ikan laut. Keduanya langsung dilarikan ke rumah sakit setempat lantaran tak sadarkan diri setelah menyantap telur ikan laut goreng. Namun, satu orang akhirnya meninggal dunia sedangkan satu lainnya kritis.

Kedua korban warga Desa Sumurgung, Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban. Korban yang tewas Rudiyanto (39). Sementara yang masih dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr R Koesma Tuban hingga Senin (4/1/2019), Muhaimin (40).

Kejadian bermula saat sejumlah warga begadang di warung milik Darmuji, warga Desa Sumurgung. Kedua korban datang ke warung membawa telur ikan laut dan langsung menggorengnya di sana. Setelah itu, kedua korban memakan telur ikan di warung itu.

BACA JUGA:

Satu Keluarga di Lumajang Keracunan Genset, 1 Orang Tewas

Keracunan Massal di Jambi, 2 Anak Meninggal dan Puluhan Warga Dirawat

Dua jam kemudian, keduanya muntah-muntah dan tidak sadarkan diri. Warga kemudian melarikan kedua warga ke puskesmas terdekat yang akhirnya merujuk mereka ke RSUD dr R Koesma Tuban.

Saat menjalani perawatan, Rudiyanto akhirnya meninggal dunia. Sementara korban lainnya, Muhaimin sempat kritis dan kini telah sadarkan diri. Namun, kondisinya masih terbaring lemah di IGD RSUD dr Koesma Tuban.

“Kami makan ikan laut, kami goreng dan makan jam 9 malam. Yang makan saya dan teman saya. Tiba-tiba kami muntah-muntah dan dilarikan ke sini. Teman saya meninggal,” kata Muhaimin, Senin (4/2/2019).

Direktur Utama RSUD dr R Koesma Tuban Saiful Hadi menjelaskan, pihaknya telah merawat kedua korban begitu dibawa ke rumah sakit. Namun, satu korban bisa diselamatkan sedangkan satu meninggal dunia.

Kedua korban diduga keracunan senyawa kimia. Ini terlihat dari tanda-tanda yang dialami pasien, yakni sakit kepala dan merasa kesemutan. Meski demikian, untuk memastikan penyebab pasti keracunan tersebut, Dinas Kesehatan Pemkab Tuban masih memeriksa makanan yang dikonsumsi kedua korban.

“Melihat gejala klinisnya, ini keracunan bahan kimia. Tapi, untuk mengetahuinya, Dinas Kesehatan Pemkab Tuban masih melakukan pemeriksaan,” kata Saiful Hadi.

Kasus keracunan telur ikan laut yang memakan korban jiwa ini juga ditangani Kepolisian Resor (Polres) Tuban. Polisi masih melakukan penyelidikan dan memeriksa saksi-saksi.


Editor : Maria Christina