Komplotan Pencuri Ribuan Kotak Suara dari Gudang KPU Ditangkap

Antara ยท Sabtu, 07 Juli 2018 - 23:24 WIB
Komplotan Pencuri Ribuan Kotak Suara dari Gudang KPU Ditangkap

Ilustrasi kotak suara. (Foto: Antara/Dok)

MARTAPURA, iNews.id – Kepolisian Resor (Polres) Banjar menangkap komplotan pembobolan gudang Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel), berisi ribuan bilik dan kotak suara bekas pemilihan umum.

Kapolres Banjar AKBP Takdir Mattanete mengatakan, ada lima tersangka yang terlibat dalam pencurian dengan pemberatan (curat) itu. Kelimanya ditangkap dari tempat terpisah. Aksi pembobolan terjadi di salah satu rumah toko Pusat Perbelanjaan Sekumpul (PPS) yang dijadikan KPU Banjar sebagai gudang kotak dan bilik suara.

”Lima tersangka yang kami tangkap terdiri dari dua pelaku pencurian dan tiga orang penadah barang curian itu,” ujar Kapolres didampingi Kapolsek Martapura Kota Iptu Siswadi di Martapura, Sabtu (7/7/2018).

Kelima tersangka, masing-masing Fahrudi (26) dan M Jaini (28), dikenakan pasal 363 KUHP tentang pencurian disertai pemberatan. Sementara tiga tersangka lainnya, yakni Kasim (60); Nengrawi (51), dan Mulisin (39), dikenakan pasal 480 KUHP tentang penadahan.

Selain kelima tersangka, ada dua tersangka anggota komplotan yang belum tertangkap, yakni Fitri dan Opan. Keduanya sudah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). ”Kami masih melakukan pengejaran terhadap dua orang yang ditetapkan menjadi DPO. Sedangkan lima tersangka lainnya ditahan dalam sel Mapolsek Martapura Kota,” ujarnya.

Dia mengatakan, pencurian kotak dan bilik suara diketahui setelah kepolisian menerima laporan dari sejumlah saksi terkait bobolnya gudang penyimpanan barang milik negara itu. Jumlah barang bukti yang hilang terdiri atas 3.088 buah bilik suara dan 1.823 kotak suara yang disimpan di salah satu ruko di PP Sekumpul di Kecamatan Martapura Kota.

”Pencurian dilakukan dengan cara merusak gembok pintu ruko dan ribuan barang itu diambil. Kemudian, kompolotan itu mengangkutnya dengan menggunakan truk. Kerugiannya mencapai ratusan juta rupiah,” kata Kapolsek.


Editor : Maria Christina