Bermain di Kolam Bekas Galian, 2 Bocah di Tanah Laut Tewas Tenggelam

Zulkifli Yunus ยท Rabu, 12 September 2018 - 15:57 WIB
Bermain di Kolam Bekas Galian, 2 Bocah di Tanah Laut Tewas Tenggelam

Keluarga dan kerabat saat menguburkan kedua jenazah bocah yang tenggelam saat bermain di kolam. (Foto: iNews/Zulkifli Yunus)

PELAIHARI, iNews.id – Nasib malang dialami dua bocah asal Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan (Kalsel). Keduanya tewas di dasar kolam bekas galian yang biasa dipergunakan warga setempat sebagai lokasi pemancingan, Selasa (11/9/2018) petang.

Informasi yang dirangkum iNews, jenazah Hafianur (10) dan Ridho Rusadi (10), keduanya warga Kawasan Matah, Kecamatan Pelaihari, ditemukan dalam kondisi tak bernyawa setelah warga dan orangtuanya melakukan pencarian di tempat kejadian perkara (TKP). Hal itu lantaran keduanya tak kunjung pulang ke rumah selepas maghrib.

Sekitar pukul 18.00 Wita, seorang warga mengabarkan melihat keduanya bermain di kolam bekas galian. Keluarga kedua korban makin histeris saat melihat sepeda dan baju kedua bocah tergeletak di pinggir kolam.

BACA JUGA: Kebakaran Rumah di Cisarua Bogor, 3 Balita Kakak Beradik Tewas

Pencarian pun dilakukan di kolam tersebut. Relawan, petugas BPBD, warga dan orang tua korban menyisir selama 30 menit hingga akhirnya menemukan jasad kedua bocah. Mereka diduga meninggal lantaran tenggelam di kolam air yang biasa dijadikan lokasi tempat pemancingan kalangan dewasa dan berenang anak-anak.

Siti Syamdiah, Kakak korban Hafianur mengatakan, awalnya sudah melarang adiknya untuk untuk keluar rumah. Dia mengira adiknya sedang tidur dan tidak tahu jika telah bermain saat dijemput temannya sore hari.

“Mama sudah cari-cari sehabis maghrib. Saya kiran tidur tapi tidak ada. Nanti dikabarkan ada yang melihatnya bermain di kolam bekas galian,” kata Siti Syamdiah, Rabu (12/9/2018).

Jenazah keduanya sempat dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Hadji Boejasin Pelaihari untuk keperluan visum. Selanjutnya disemayamkan di rumah duka masing-masing. Kasus itu kini dalam penanganan Polres Tanah Laut.


Editor : Donald Karouw