Bocah 8 Tahun Tewas Tertembak saat Penyergapan Maling Sapi di Tanah Laut Kalsel

Zulkifli Yunus ยท Rabu, 11 September 2019 - 00:42 WIB
Bocah 8 Tahun Tewas Tertembak saat Penyergapan Maling Sapi di Tanah Laut Kalsel

Kapolres Tanah Laut AKBP Sentot Adi Dharmawan saat pemakaman Novianti, bocah 8 tahun yang terkena tembakan saat penyergapan maling sapi di Panyipatan. (Foto: iNews/Zulkifli Yunus)

PELAIHARI, iNews.id – Novianti, bocah perempuan berusia delapan tahun tewas saat penyergapan maling sapi oleh petugas gabungan Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) dan Polda Kalimantan Tengah (Kalteng). Korban sempat menjalani perawatan intensif selama tiga hari sebelum akhirnya meninggal akibat luka tembak di kepala, Selasa (10/9/2019).

Informasi yang dirangkum iNews, peristiwa penyergapan ini terjadi di kawasan permukiman Trans Tanjung Dewa, Desa Batu Tungku, Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanah Laut, Kalsel, Sabtu (7/9/2019). Ketika itu, petugas memberhentikan kendaraan yang ditumpangi Khairullah, pecatan TNI yang merupakan buron pencurian sapi. Di dalam mobil tersebut, pelaku sedang bersama sejumlah kerabatnya, termasuk korban.

Saat penyergapan, pelaku melawan hingga terjadi kontak senjata. Pelaku melepas tembakan dan melukai Brigadir Edi Revi Susanto, anggota Polsek Panyipatan. Korban mengalami luka tembak di pinggang. Selain itu, korban Novianti juga terkena tembakan di bagian kepala.

Petugas selanjutnya fokus untuk menangani korban luka, sedangkan pelaku melarikan diri dengan masuk ke kawasan perkebunan karet tak jauh dari lokasi penyergapan.

Novianti kemudian dibawa ke Rumah Sakit (RS) Ciputra di Kabupaten Banjar. Meski telah mendapat perawatan, bocah tersebut akhirnya meninggal dunia pada Selasa (10/9/2019) dini hari.

Pantauan iNews, jenazah Novianti dibawa ke rumah duka dengan dikawal mobil patroli Satlantas Polres Tala, Selasa (10/9/2019) pukul 12.00 Wita. Kedatangan jenazah disambut isak tangis keluarga. Ibu korban yang histeris bahkan sempat pingsan karena tak kuasa menahan kesedihan.

Dari rumah duka, jenazah Novianti dibawa ke Masjid Al-Muhajirin untuk disalatkan sebelum diantar menuju peristirahatan terakhir di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Trans Tanjung Dewa.

“Keluarga sudah ikhlas dengan musibah yang terjadi. Kami berharap petugas dapat segera mengamankan pelaku,” ujar Suparlan, perwakilan keluarga almarhumah Novianti.

Dalam prosesi pemakaman, Kapolres Tanah Laut AKBP Sentot Adi Dharmawan dan Wakapolres Kompol Fauzan Arianto ikut mengusung peti jenazah sampai ke liang lahat. Kapolres juga membacakan Surah Yasin.

“Kami ikut belasungkawa dengan kejadian ini dan berjanji akan menangkap tersangka yang saat ini sedang diburu,” katanya.

Selain menyampaikan ucapan duka, polisi juga menyerahkan tali asih kepada kedua orangtua Novianti. Sementara tim gabungan Polda Kalsel dan Polda Kalteng kini terus memburu pelaku kasus pencurian sapi tersebut.


Editor : Donald Karouw