Naikan Tarif, Puskesmas dan RSUD di Banjarmasin Kalsel Kenakan Biaya Rp25 Ribu untuk Pasien Umum

Antara ยท Jumat, 15 November 2019 - 13:30 WIB
Naikan Tarif, Puskesmas dan RSUD di Banjarmasin Kalsel Kenakan Biaya Rp25 Ribu untuk Pasien Umum

Pendaftaran pasien rumah sakit. (Foto: Dok iNews).

BANJARMASIN, iNews.id - Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin mulai menerapkan tarif baru untuk pelayanan kesehatan baik di puskesmas maupun di rumah sakit umum daerah (RSUD). Pasien akan dikenakan biaya Rp25.000 untuk berobat.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Machli Riyadi, sesuai revisi Perda Tahun 2011 yang sudah disahkan, pola tarif baru bagi pelayanan kesehatan di puskesmas dan RSUD Sultan Suriansyah akan diberlakukan per November 2019. 

"Biaya pendaftaran dan pelayanan bagi pasien umum itu yang sebelumnya Rp15.000 sejak tahun 2011, kini menjadi Rp25.000," kata Machli kepada wartawan di Gedung DPRD Kota Banjarmasin, Kalsel, Jumat (15/11/2019).

Namun tarif baru itu, kata dia, hanya berlaku bagi pasien umum. Sedangkan pasien masyarakat miskin yang memakai Jaminan Kesehatan Nasional atau BPJS, tetap gratis. Meski naik, namun dia menilai angkanya masih wajar.

"Kan peningkatan itu realistis saja, tidak memberatkan juga, kalau dibandingkan dengan tarif di rumah sakit swasta misalnya," ujarnya.

Dia mengatakan, biaya Rp25.000 sudah meng-cover penanganan dari dokter spesialis. Tentunya biaya tersebut di luar obat-obatan. Nominal ini tentu dikategorikan murah, bila dibandingkan berobat di rumah sakit swasta atau klinik dokter.

Kenaikan ini juga memperhitungkan kondisi dan diwajibkan Undang-Undang No 44 Tahun 2009 dalam menyusun anggaran yang berbasis unit cost. Karena ada biaya operasional yang mesti dibebankan seperti listrik, air bersih dan tenaga, termasuk jasa pengamanan dan kebersihan.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal