Pemkab Barito Kuala Mulai Menggaji Guru Honorer Setiap Bulan

Muhammad Tamyiz ยท Senin, 14 Januari 2019 - 18:14 WIB
Pemkab Barito Kuala Mulai Menggaji Guru Honorer Setiap Bulan

Guru honorer mengajar di salah satu sekolah di Kabupaten Barito Kuala, Kalsel, Senin (14/1/2019). (Foto: iNews/Muhammad Tamyiz)

BARITO KUALA, iNews.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Kuala, Kalimantan Selatan (Kalsel), akhirnya mengeluarkan kebijakan soal upah guru honorer. Sejak Januari 2019, pemda memberikan gaji kepada guru honorer. Mereka juga akan mendapatkan tunjangan profesi sebesar Rp500.000.

Sekretaris Daerah Kabupaten Barito kuala, Supriyono memaparkan, kebijakan itu menyikapi Instruksi Menteri Pendidikan Muhadjir Effendy yang mengharuskan guru honorer mendapat upah layak. Selain itu, tidak boleh ada lagi pengangkatan guru honorer di sekolah.

“Jadi semua guru yang dulu masih guru honorer komite, khusus SD dan SMP, diangkat jadi guru honorer Kabupaten Barito Kuala,” kata Supriyono di Barito Kuala, Senin (14/1/2019).

BACA JUGA:

Diakui Pemerintah, Ribuan Guru Honorer di Sultra Terima SK Gubernur

Ratusan Guru Honorer di Pekalongan Tuntut Diangkat Jadi PNS Tanpa Tes

Dengan kebijakan tersebut, maka Pemkab Barito Kuala mengalokasikan anggaran untuk pembayaran gaji guru dan tunjangannya. Jika sebelumnya upah guru honorer yang diberikan pihak sekolah rata-rata hanya sebesar Rp200.000 untuk satu bulan, kini mereka akan menerima Rp1 juta.

“Jadi mulai Januari ini, mereka dibayar kotor Rp1 juta. Nanti potongannya tidak berwujud uang, tapi keanggotaan di BPJS. Memang ini bisa dikatakan belum memadai juga,” kata Supriyono.

Kepala Dinas Pendidikan Pemkab Barito Kuala Sumarji menambahkan, honorer kabupaten ada dua, yakni kabupaten dan komite. Namun surat keputusannya (SK) sama-sama dari bupati. Khusus guru honorer yang di kabupaten sebanyak 229 orang sedangkan oleh komite sebanyak 569 orang.

“Terhitung sejak 1 Januari, guru honorer akan diberi gaji oleh pemerintah kabupaten sebesar Rp1 juta per bulan. Dengan begitu, mereka nanti bisa mendapat tunjangan profesi Rp500.000. Sedangkan guru PAUD mendapat intensif sebesar Rp250.000 per bulan. Ini semata-mata untuk meningkatkan kinerja gurunya dan kualitas murid,” paparnya.

Saat ini guru honorer TKSD, se-Kabupaten Barito Kuala berjumlah 798 orang dan ditambah 1.350 guru PAUD. Dengan kebijakan pemberian gaji dan tunjangan tersebut, Dinas Pendidikan Barito Kuala akan melakukan sistem pemetaan.

“Jadi karena Pemkab Barito Kuala sudah menggaji, maka pemkab berhak untuk memindahkan guru sesuai dengan kebutuhan sekolah,” kata Sumarji.


Editor : Maria Christina