Polda Kalsel Amankan 296 Pengedar Narkoba Selama Operasi Antik 2018

Antara ยท Selasa, 14 Agustus 2018 - 21:08 WIB
Polda Kalsel Amankan 296 Pengedar Narkoba Selama Operasi Antik 2018

Ilustrasi gelar barang bukti narkoba. (Foto: Antara/Ardiansyah).

Facebook Social Media Twitter Social Media Google+ Social Media Whatsapp Social Media

BANJARMASIN, iNews.id – Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Selatan (Kalsel) dan Kepolisian Resor (Polres) setempat berhasil menjaring 296 pengedar narkoba dalam Operasi Antinarkotika (Antik) Intan 2018. Tersangka yang diamankan terdiri atas 45 orang yang masuk dalam target operasi (TO) dan 195 orang bukan TO.

Direktur Reserse Narkoba Polda Kalsel Kombes Pol Muhammad Firman mengatakan, operasi yang berlangsung pada 26 Juli sampai 8 Agustus 2018, mengungkap 240 perkara. Dia menjelaskan barang bukti yang diamankan yaitu 22,63 gram ganja, 1.631,27 gram sabu-sabu, 78 butir ekstasi, 15.396 obat Zenith serta 45.586 butir obat lainnya.

Dia mengatakan, Satuan Reserse Narkoba Polres Banjar paling banyak mengungkap perkara yakni 38 kasus dan 42 tersangka. Sedangkan untuk barang bukti terbesar dimiliki Satuan Reserse Narkoba Polres Banjarbaru yang menyita sabu sebanyak 1.120,41 gram dengan jumlah tersangka 10 orang.
 
"Saya apresiasi jajaran yang berhasil mengungkap perkara cukup banyak dengan barang bukti lumayan besar," kata Firman, Selasa (14/8/2018).

Menurutnya, berdasarkan perbandingan pada operasi yang sama tahun 2017, telah terjadi penurunan sebanyak 17 kasus atau 6,6 persen. Namun untuk jumlah barang bukti ada kenaikan yaitu sabu-sabu 1.268,28 gram atau 349,39 persen dan ganja naik 22,63 gram atau 100 persen.

Selain penindakan, kata dia, selama Operasi Antik Intan 2018 Ditresnarkoba Polda Kalsel juga melakukan upaya preventif seperti menggelar razia ke Tempat Hiburan Malam (THM) baik di Banjarmasin maupun di Banjarbaru. Hasilnya empat orang diamankan karena urinenya positif mengandung amphetamin dan methapethamin.

Kemudian polisi juga menggelar razia narkoba di wilayah perbatasan jalur darat Provinsi Kalsel dan Kalimantan Tengah di Jalan Trans Kalimantan, Kabupaten Barito Kuala. Di lokasi itu diamankan satu warga yang membawa satu pucuk senjata air soft gun, satu orang dengan senjata tajam hingga pengendara yang mengemudikan kendaraan dalam kondisi pengaruh minuman beralkohol.


Editor : Muhammad Saiful Hadi