Pria Bertato Tewas Gantung Diri dan Tinggalkan Pesan untuk Istrinya yang Kabur

Deny M Yunus ยท Rabu, 28 Agustus 2019 - 17:01 WIB
Pria Bertato Tewas Gantung Diri dan Tinggalkan Pesan untuk Istrinya yang Kabur

Petugas Polsek Banjarmasin Selatan, Kalsel, mengevakuasi mayat korban yang ditemukan tergantung di rumahnya, Rabu (28/8/2019). (Foto: iNews/Deny M Yunus)

BANJARMASIN, iNews.id – Seorang pria bertato ditemukan tewas tergantung di dapur rumah kontrakannya, Jalan Prona 4 Gang Ridha, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel), Rabu (28/8/2019). Pekerja serabutan bernama M Hidayat itu diduga nekat mengakhiri hidup dengan cara gantung diri karena depresi setelah ditinggalkan istri dan anaknya.

Sebelum gantung diri, M Hidayat diduga sempat menuliskan pesan di sebuah buku panjang. Dalam buku itu, dia menuliskan, dengan doa dan restu mamaku, insya Allah hidupku selamat. Masih di buku yang sama, di lembar berikutnya, ada pula tulisan yang isinya, deritaku kebahagiaan buatmu, di mana anakku.

Informasi dari warga, mayat korban pertama kali ditemukan warga yang sedang ke rumahnya. Warga lalu memberitahukan kepada mertuanya dan polisi. Sementara istrinya kabur bersama laki-laki lain, sejak 20 hari lalu. Istri korban juga turut membawa anak mereka karena keduanya terlibat pertengkaran.

BACA JUGA:

Sakit Hati Ditinggal Pacar, Perempuan Cantik di Cengkareng Tewas Gantung Diri

Ditinggal Anak dan Istri, Pengusaha Steam Motor di Jambi Gantung Diri

Mertua korban yang datang ke rumah itu langsung menangis histeris melihat mayat menantunya. Dia tidak menyangka M Hidayat akan nekat gantung diri.

Sementara Kanit Reskrim Polsek Banjarmasin Selatan Iptu Ganef Brigandono mengatakan, pihaknya sudah meminta keterangan dari sejumlah saksi terkait penemuan mayat korban. Polisi juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Namun, polisi masih menyelidiki penyebab pasti kematian korban dan persoalan yang memicu pria tersebut diduga gantung diri.

“Kami mengetahui informasi penemuan mayat ini dari warga. Korban tinggal sendiri, sedangkan istri dan anaknya tidak ada di rumah. Kami masih menyelidiki penyebab kematiannya, termasuk pesan di buku yang diduga diutulis korban sebelum tewas,” kata Ganef.

Setelah diturunkan dari tali yang menjerat lehernya, polisi mengevakuasi jenazah M Hidayat ke kamar jenazah Rumah Sakit Ulin Banjarmasin. Mayat korban akan divisum untuk memastikan penyebab kematiannya.


Editor : Maria Christina