Ribut dengan Suami, Ibu 1 Anak Ini Luka Bakar Serius di Sekujur Tubuh

Zulkifli Yunus ยท Jumat, 30 November 2018 - 21:30 WIB
Ribut dengan Suami, Ibu 1 Anak Ini Luka Bakar Serius di Sekujur Tubuh

Iis Limbong menjalani perawatan intensif di RSUD Hadji Boejasin Pelaihari Kalsel akibat luka bakar di sekujur tubuh setelah cekcok dengan suaminya. (Foto: iNews.id/Sulkifli Yunus)

TANAH LAUT, iNews.id – Iis Limbong Putri (26) warga Sungai Rangas, Desa Telaga Langsat, Kecamatan Takisung, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan (Kalsel) menjadi korban kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Korban mengalami luka bakar serius di wajah dan sekujur badan setelah terlibat cekcok dengan suaminya, Muhammad Khairul Ikhwan. Akibat kejadian itu, Iis kini harus mendapat perawatan intensif di ruang Kelas III Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Hadji Boejasin Pelaihari, Jumat (30/11/2018).

Informasi diperoleh iNews, peristiwa tragis itu terjadi, Kamis (29/11/2018) sekitar pukul 08.00 WITA beberapa saat setelah putri semata wayang mereka pergi ke sekolah.

Korban yang merasa sudah sering ribut dengan sang suami pagi itu mengemasi pakaiannya dan ingin pulang ke rumah orang tuanya, namun keinginan korban tidak dikabulkan pelaku.

Suami korban yang sudah kalap kemudian membakar baju-baju milik korban dengan menggunakan bensin yang ada di mesin potong atau chainsaw. Saat api berkobar, korban datang dan langsung mengambil mesin potong. Nahas, bensin dari mesin potong tumpah ke tubuhnya. Seketika api langsung membakar tubuh korban.

BACA JUGA:

Sebulan Hilang, Warga Aceh Ternyata Dibunuh Istri dan Dikubur di Kebun

Rujuk Ditolak, Suami Tega Bunuh Istri dengan Bom Ikan di Pasuruan

Ibu korban, Mardiah mengaku pasrah dengan kejadian yang dialami anaknya. Menurut Mardiah, anak semata wayangnya itu sudah sering ribut dengan menantunya.

“Tapi, anak saya masih terus bertahan dan menyembunyikan permasalahan dengan suaminya. Dia pernah bilang handak bulik (mau pulang) ke rumah ibu karena sudah tidak tahan,” katanya ditemui di rumah sakit.

Peristiwa yang menimpa Iis ternyata ramai di media sosial, bahkan beredar kabar jika Iis hendak bunuh diri dengan cara membakar tubuhnya.

Mendengar informasi tersebut, Iis sambil menahan rasa sakit membantah isu tersebut. “Buat apa saya bunuh diri. Sudah terlalu sering saya ribut dengan suami. Saya sudah tidak tahan, makanya saya pengin pulang ke rumah ibu,” kata Iis yang menjadi tenaga honorer di salah satu SMP di Takisung.

Meski sakit hati atas kejadian itu, Iis mengungkapkan dirinya dapat memaafkan suaminya. “Saya maafkan, tapi saya memilih untuk berpisah daripada harus berkumpul kembali,” tandasnya.


Editor : Kastolani Marzuki