Status Pernikahan Tidak Sah, Begini Nasib Pengantin Cilik di Kalsel

Zainal Hakim ยท Senin, 16 Juli 2018 - 19:32 WIB
Status Pernikahan Tidak Sah, Begini Nasib Pengantin Cilik di Kalsel

Pasangan pengantin cilik ZA (14) dan Ir (15) pose bersama teman-temannya seusai akad nikah di Tapin, Kalimantan Selatan. Namun, pernikahan tersebut dinilai tidak sah secara agama maupun negara. (Foto: iNews.id/Zainal Hakim)

Facebook Social Media Twitter Social Media Google+ Social Media Whatsapp Social Media

TAPIN, iNews.id - Pernikahan dini anak di bawah umur di Desa Tungkap, Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan (Kalsel) mulai dirundung masalah. Keluarga kedua mempelai pun sempat dipanggil sejumlah pihak terkait untuk dimintai keterangan ikhwal pernikahan ZA (14) dan Ir (15). Selain polisi, mereka juga dipanggil petugas Kantor Urusan Agama (KUA), dan Komisi Perlindungan Anak.

Petugas KUA Tapi, Ahmad menilai ijab kabul Arifin dan Ira tidak sah baik secara agama maupun negara karena ada syarat nikah yang belum terpenuhi. Mereka disarankan untuk melakukan sidang di Pengadilan Agama Kota Rantau, Kabupaten Tapin, Selasa (17/7/2018) besok. Buntut dari tidak sahnya pernikahan itu, ZA dan Ir kini harus dipisahkan sementara.

Terkait penilaian tidak sahnya perkawinan tersebut, Ibunda ZA, Sainah mengaku akan menempuh jalur hukum. “Kami akan ke Pengadilan Agama untuk memperoleh kejelasan status pernikahan anak kami,” kata Sainah, Senin (16/7/2018).

BACA JUGA: Sebulan Pacaran, 2 Bocah di Kalsel Ini Nekat Menikah, Ini Alasannya

Sainah sebelumnya menyetujui keinginan kuat anaknya untuk menikahi gadis pujaan hatinya karena secara materi dinilai sudah mapan. “Dia (ZA) memiliki penghasilan sendiri dengan bekerja bersama kakeknya,” ucapnya.

Meski dinilai mampu menafkahi Ira, Sainah berharap baik ZA maupun Ir tetap bersedia melanjutkan sekolahnya yang sempat terhenti. Video akad nikah dan resepsi perkawinan sepasang pengantin remaja bernama ZA (14) dan Ir (15) tahun itu kini viral di media sosial dalam beberapa hari terakhir.

Prosesi pernikahan pasangan belia itu berlangsung di rumah nenek ZA, Zanariah di Jalan Saka Permai, Desa Tungkap, Kecamatan Binuang, Kabupaten Tapin, Jumat (13/7/2018) lalu. 

ZA selama ini tinggal bersama kakek, nenek, paman dan adiknya. Sementara kedua orang tuanya tinggal di Desa Cabe, Kecamatan Simpang 4, Kabupaten Banjar.


Editor : Kastolani Marzuki