Tunggu Banjir Surut, Warga di Tanah Bumbu Kalsel Masih Bertahan di Pengungsian

Antara ยท Rabu, 12 Juni 2019 - 19:00 WIB
Tunggu Banjir Surut, Warga di Tanah Bumbu Kalsel Masih Bertahan di Pengungsian

Warga terdampak banjir dievakuasi menuju lokasi pengungsian. (Foto: Dok iNews).

BANJARMASIN, iNews.id - Sebagian korban banjir di Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan (Kalsel) masih bertahan di lokasi pengungsian. Banjir menggenangi rumah-rumah warga sejak tiga hari lalu, belum surut sepenuhnya.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel, Wahyuddin mengatakan, air yang merendam rumah warga sudah mulai turun sekitar 30 sentimeter dari sebelumnya ketinggian air mencapai 150 sentimeter.

"Namun, banyak warga masih tidur di masjid dan tenda-tenda pengungsian, sambil menunggu air benar-benar surut," kata dia saat dihubungi wartawan di Banjarmasin, Rabu (12/6/2019).

Masih banyaknya pengungsi tersebut, kata dia, membuat BPBD dan tim penanggulangan bencana tetap mendirikan dapur umum di posko pengungsi. Mereka akan melayani korban banjir hingga kembali ke rumah masing-masing.

Berdasarkan data Tagana per hari ini (Rabu), korban banjir di Kecamatan Bintang, Tanah Bambu, sebanyak 456 kepala keluarga (KK) atau 1.729 jiwa. Lalu, di Kecamatan Sungai Loban sebanyak 215 KK atau 826 jiwa.

Dari Kecamantan Mentewe sebanyak 462 KK/1.916 jiwa. Sedangkan di Kecamatan Kusan Hulu, sebanyak 1.410 KK/5.507 jiwa, Kecamatan Satui 1.832 KK/6.310 jiwa, Kecamatan Kusan Hilir sebanya 527 KK/1.589 jiwa. Terakhir, Kecamatan Batulicin sebanyak 500 KK/1.971 jiwa

"Dapur umum setiap harinya menyediakan 750 bungkus untuk satu kali makan dan minum teh dan kopi," ujarnya.

Sedangkan Dinas Sosial dan anggota Tagana Tanah Bumbu turut membuka posko dan menyediakan 1.000 bungkus untuk satu kali makan bagi korban banjir di sana.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal