1 Korban Kapal Meledak di Sungai Mahakam Tewas, 2 Masih Hilang

Benny Prasetyo ยท Rabu, 06 Februari 2019 - 10:22 WIB
1 Korban Kapal Meledak di Sungai Mahakam Tewas, 2 Masih Hilang

Tim SAR mencari dua korban meledaknya KM Amelia di Sungai Mahakam, Rabu (6/2/2019). (Foto: iNews/Benny Prasetyo)

SAMARINDA, iNews.id - Salah seorang korban luka akibat meledaknya kapal di Dermaga Sei Mahakam, akhirnya meninggal dunia. Kendati sempat mendapat perawatan di Rumah Sakit (RS) Dirgahayu Samarinda, nyawa korban tak bisa diselamatkan lagi. Dua korban lainnya masih dirawat intensif di rumah sakit. Sementara dua orang lagi masih hilang hingga saat ini.

Lokasi kapal meledak di Dermaga Sei Mahakam, Rabu (6/2/2019) pagi tadi mulai ramai  didatangi warga. Mereka ingin melihat langsung lokasi kejadian kapal meledak yang menyebabkan satu orang tewas, dua orang dirawat di rumah sakit, dan dua orang hilang.

Sementara Tim SAR dari Basarnas yang sudah berada di tempat kejadian perkara (TKP) sejak semalam mulai mempersiapkan pencarian korban yang masih hilang. Petugas menurunkan satu perahu karet untuk menyisir perairan di sekitar lokasi.


Informasi yang dihimpun, korban tewas bernama Ramadan (20). Dia merupakan anak buah kapal (ABK) Kapal Motor (KM) Amelia yang meledak saat sandar di Dermaga Sei Mahakam, di Loa Bakung, Kecamatan Sungai Kunjang, Samarinda Selasa (5/2/2019) malam tadi.

BACA JUGA: Kapal Angkut Elpiji Meledak di Sungai Mahakam, 3 Orang Terluka

“Bersama rekan sesama ABK, Muhtar (20) Ramadan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Dirgahayu untuk mendapatkan perawatan. Namun menjelang tengah malam tadi nyawa Ramadan tidak tertolong,” ucap Kapolresta Samarinda, Kombes Vendra Riviyanto, Rabu (6/2/2019) pagi.

Sementara satu korban luka lainnya bernama Nengsih (20), hingga kini masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Hermina Samarinda.

“Untuk korban yang belum ditemukan atau hilang berjumlah dua orang, masing masing, Jamaludin (50) dan Arman (25) yang diduga tercebur ke dalam sungai saat terjadi ledakan,” ucap Vendra.

Menurutnya, hari ini tim SAR beserta relawan dan warga akan menyisir sepanjang empat nautikal mile (sekitar10 km) ke arah hilir sungai dari lokasi kejadian. Sementara itu polisi masih menyelidiki penyebab terjadinya ledakan dan kemungkinan adanya unsur kelalaian dalam musibah meledaknya KM Amelia ini.


Editor : Himas Puspito Putra