11 Hektare Konservasi Mangrove Rusak Akibat Tumpahan Minyak

Mukmin Azis ยท Kamis, 12 April 2018 - 14:16 WIB
11 Hektare Konservasi Mangrove Rusak Akibat Tumpahan Minyak

Sekitar 7.000 lebih bibit mangrove atau sekitar 11 hektare dipastikan megalami kerusakan imbas dari tumpahan minyak di perairan Balikpapan. (foto: iNews.id/Mukmin Azis)

Facebook Social Media Twitter Social Media Google+ Social Media Whatsapp Social Media

BALIKPAPN, iNews.id - Sekitar 7.000 lebih bibit mangrove atau sekitar 11 hektare dipastikan megalami kerusakan imbas dari tumpahan minyak di perairan Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim). Kabarnya pihak Pertamina akan bertanggung jawab atas insiden tersebut.

Sejumlah petugas dari Pengawas Hutan Kota Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Balikpapan sibuk mengumpulkan mangrove yang mati dan rusak. Bibit mangrove tersebut sebelumnya berjumlah 7.000 yang sengaja ditanam sebagai lokasi konservasi pemukiman atas air.

Dapat diamati, dari seluruh mangrove yang mati semuanya terkontaminasi minyak mentah. Bahkan bagian ranting pohon yang berada jauh dari permukaan air tampak licin dan penuh minyak.

"Umur bibit sendiri diperkirakan berusia satu tahun dan gagal tumbuh," ucap ketua LPM Margasari Usman Daming di Balikpapan, Kamis (12/4/2018).

Namun, kata dia, sejauh ini belum diketahui total mangrove yang mati. Sementara, dia menambahkan, bagi masyarakat yang terkena dampak juga akan mendapat bantuan.

"Ada 11 hektare mangrove rusak dan saat ini sedang berkoordinasi dengan pihak Pertamina terkait ganti rugi. Untuk pemukiman yang terkena dampak akan dikoordinir oleh masing-masing rukun tangga (RT) untuk didata," katanya.

Sementara, Pengawas Hutan Kota DLH Balikpapan Mulkan mengatakan, upaya pemulihan pascatumpahan minyak terus dilakukan bersama pihak Pertamina sebagai bentuk tanggung jawab. Kerusakan mangrove, kata dia, sangat disayangkan karena merupakan salah satu yang terparah dari sejumlah ekosistem yang mengalami dampak.

"Yang ditanam 7.000 pohon namun yang mati akibat tumpahan minyak belum diketahui jumlahnya. yang pasti 11 hektare mangrove rusak," kata Mulkan.


Editor : Achmad Syukron Fadillah