Pilgub Kaltim

Atasi Kemiskinan, Syahari Jaang-Awang Siapkan Program Rp1 Triliun

Wildan Catra Mulia ยท Rabu, 09 Mei 2018 - 21:16 WIB
Atasi Kemiskinan, Syahari Jaang-Awang Siapkan Program Rp1 Triliun

Empat pasangan Cagub-Cawagub Kaltim saat debat terbuka di Gedung iNews Center, Jakarta. (Foto:iNews.id/Wildan)

JAKARTA, iNews.id – Pasangan calon gubernur-calon wakil gubernur (Cagub-Cawagub) Kalimantan Timur (Kaltim) nomor 2, Syaharie Jaang-Awang Ferdi memiliki cara untuk mengatasi pengangguran dan kemiskinan yang terjadi di wilayahnya.

Syaharie Jaang mengatakan, jika kelak terpilih di Pilgub Kaltim akan langsung mengumpulkan para pengusaha perkebunan dan pertanian untuk terus membuka lapangan pekerjaan yang lebih besar kepada masyarakat.

"Cara yang paling utama, setelah dilantik akan mengumpulkan para pengusaha yang mana usahanya berhubungan padat karya, khususnya di bidang perkebunan dan pertanian. Kita mengetahui bahwa dunia usahalah yang menampung dunia kerja yang banyak. Karena di pemerintah belum tentu ada penerimaan PNS atau honorer dalam setahun sekali," kata Syaharie Jaang di Gedung iNews Center, Jakarta, Rabu (9/5/2018).

Pasangan nomor urut 2 yang didukung Partai Perindo ini juga berjanji dalam programnya akan memberikan program padat karya. Program tersebut akan dilaksanakan dan diawasi langsung warga dan kepala desa. Selain itu, menyiapkan program pro rakyat dengan menyediakan Rp1 triliun per tahun.

“Dengan program pro rakyat Rp1 triliun per tahun akan direncanakan, diawasi, ditentukan oleh masyarakat yang ada di sekitar desa. Pelaksanaannya juga dilakukan langsung oleh kepala desa, sehingga langsung memberi pendapatan mengisi waktu kosong bagi pengangguran, sehingga mereka mendapat pendapatan. Insyallah kemiskinan turun," papar Syaharie.

Dengan program itu, paslon nomor 2 yakin akan mengurangi angka pengangguran dan kemiskinan satu persen dalam setahun. Sehingga dalam lima tahun pengangguran dan kemiskinan bisa turun di bawah 10 persen. "Setiap tahunnya akan menurunkan satu persen, sehingga insyallah kami menurunkan pengangguran di bawah 10% dan kimiskinan 5%," katanya.


Editor : Kastolani Marzuki