Debat Pilkada Kaltim, Ketua KPUD: Ini Jadi Pencerahan bagi Pemilih

Wildan Catra Mulia ยท Rabu, 09 Mei 2018 - 21:27 WIB
Debat Pilkada Kaltim, Ketua KPUD: Ini Jadi Pencerahan bagi Pemilih

Debat publik putaran kedua Pilkada Kaltim 2018 di iNews Center, Jakarta, Rabu (9/5/2018) malam. (Foto: iNews.id/Wildan Catra Mulia).

JAKARTA,iNews.id – Debat publik putaran kedua Pilkada Kalimantan Timur (Kaltim) 2018 jadi panggung bagi empat pasangan calon gubernur dan wakil gubernur untuk memaparkan visi dan misi. Debat ini sekaligus menjadi sarana bagi masyarakat untuk mengenal dan mengetahui lebih dalam kemampuan para kandidat.

"Semoga dapat memberikan pencerahan bagi masyarakat pemilih dan pada 27 Juni nanti bisa menentukan pilihan masing masing. Mari bersama menyukseskan Pilgub Kaltim, jaga Kaltim, dan Jaya Kaltim, semoga masyarakat Kaltim semakin sejahtera," kata Ketua KPUD Kaltim Muhammad Taufik di Gedung iNews Center, Jakarta, Rabu (9/5/2018)

Taufik berterima kasih kepada stasiun televisi iNews yang telah bekerja sama dengan KPUD Kaltim untuk menyelenggarakan debat kedua ini. Dia juga mengapresiasi tim pakar yang membuat pertanyaan dalam debat ini.

Dalam debat yang disiarkan langsung stasiun televisi iNews ini pasangan nomor urut 1, Andi Sofyan Hasdam-Nusyirwan, menilai kondisi Kaltim masih memprihatinkan. Mengutip dari data statistik, pada 2017, angka kemiskinan masih mencapai 6,08 persen. Meskipun angka kemiskinan sudah menurun 2,3 persen dibandingkan 2016, namun kenyataan di lapangan berbeda.

BACA JUGA: 4 Paslon Adu Visi dan Misi di Debat Kedua Pilkada Kaltim

Paslon nomor urut 2, Syaharie Jaang-Awang Ferdi siap mewujudkan Kaltim yang berdaya saing, mandiri, maju dan sejahtera, serta berkelanjutan dengan berbasis sumber daya alam terbarukan. Paslon ini juga akan mengalokasikan Rp1 triliun per tahun untuk infrastruktur dasar, beasiswa pada pelajar, membangun ekonomi pedesaan dan menanggulangi kemiskinan.

Paslon nomor urut 3, Israan Noor-Hadi Mulyadi memaparkan, visi mereka untuk membangun Kaltim berdaulat. Program-program yang disiapkan di antaranya membangun 500 km jalan produksi yang belum mendapat perhatian pusat dan daerah, 500.000 lapangan kerja, Rp500 miliar modal usaha, 6.500 beasiswa dengan ikatan dinas, khususnya tenaga kesehatan dan pendidikan, dan membangun 25.000 rumah untuk masyarakat prasejahtera dan nelayan. Program-program ini dinilai bisa mengentaskan kemiskinan.

Selanjutnya pasangan nomor urut 4, Rusmadi-Safaruddin mengatakan, mereka akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menekan angka pengangguran. Pasangan ini telah merancang sejumlah program menyangkut ekonomi rakyat, membangun 50.000 hektare perkebunan rakyat, kampung produksi, pembangunan kawasan industri, mendorong investor berinvestasi, bantuan permodalan untuk UMKM dengan suku bunga rendah tanpa agunan, dan juga jaminan hidup layak bagi masyarakat miskin dan penyandang disabilitas.


Editor : Zen Teguh