14 Wisma Lokalisasi Solong Terbakar, Pengunjung dan PSK Kocar-Kacir

Maskaryadiansyah ยท Senin, 04 Februari 2019 - 07:45 WIB
14 Wisma Lokalisasi Solong Terbakar, Pengunjung dan PSK Kocar-Kacir

Petugas berupaya memadamkan api yang membakar belasan wisma di Lokalisasi Solong, Jalan Gerilya, Kelurahan Mugirejo, Kecamatan Sungai Pinang, Samarinda, Senin (4/2/2019) dini hari. (Foto: iNews/Maskaryadiansyah)

SAMARINDA, iNews.id - Belasan bangunan wisma di Lokalisasi Solong Samarinda, Kalimantan Timur ludes terbakar, Senin (4/2/2019) dini hari. Beruntung, saat kejadian tidak ada korban jiwa. Namun kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Kobaran api disertai angin kencang membuat bangunan rata-rata terbuat dari kayu hangus terbakar. Sedikitnya, 14 bangunan wisma di lokalisasi yang terletak di Jalan Gerilya, Kelurahan Mugirejo, Kecamatan Sungai Pinang, Samarinda, itu ludes dilalap si jago merah.

Saat kejadian, Lokalisasi Solong sedang ramai. Api pertama kali muncul di salah satu wisma yang ada di sana. Sontak, peristiwa itu membuat penghuni panik meninggalkan wisma. Sejumlah pekerja seks komersial (PSK) dan pengunjung yang bekerja di wisma tersebut juga ikut berlarian menyelamatkan diri.


Petugas keamanan Lokalisasi Solong, Herman mengatakan, awalnya dia melihat api dan langsung lari menuju posko pemadam kebakaran untuk meminta bantuan. “Kemungkinan besar dari arus pendek listrik Pak. Sejauh ini tidak ada korban. Kami belum tahu apa semuanya berhasil lari atau bagaimana Pak,” ucapnya, Senin (4/2/2019).

Jauhnya lokasi dari pusat kota serta sulitnya sumber air membuat petugas pemadam kebakaran kesulitan memadamkan api. Amukan si jago merah baru bisa diredakan setelah satu jam. “Kesulitan kami karena tidak ada air. Apalagi jalanan juga cuma satu arah. Hampir satu jam lebih upaya pemadaman baru membuahkan hasil,” kata salah seorang pemadam kebakaran, Saiful Anwar.

Dari data sementara, sedikitnya 14 rumah atau wisma di Lokalisasi Solong yang hangus terbakar. Diperkirakan asal api dari arus pendek listrik. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.


Editor : Himas Puspito Putra