3 Kecamatan di Samarinda Masih Dikepung Banjir, Tim SAR Terus Evakuasi Korban

Maskaryadiansyah ยท Selasa, 11 Juni 2019 - 15:48 WIB
3 Kecamatan di Samarinda Masih Dikepung Banjir, Tim SAR Terus Evakuasi Korban

Warga korban banjir mengantre untuk mendapatkan nasi bungkus di posko utama pengungsian, Kota Samarinda, Kaltim, Selasa (11/6/2019). (Foto: iNews/Maskaryadiansyah)

SAMARINDA, iNews.id – Kota Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim), masih dikepung banjir hingga Selasa (11/6/2019). Bahkan, banjir yang mengepung tiga kecamatan, yakni Kecamatan Sungai Pinang, Samarinda Utara, dan Samarinda Ulu itu meluas sehingga mengakibatkan kemacetan di jalan raya.

Dari pantauan iNews pada Selasa pagi di sejumlah titik, banjir sudah mengalami penurunan sekitar 10 sentimeter (cm) dari sebelumnya setinggi orang dewasa, seperti di Jalan Pemuda, Kecamatan Sungai Pinang. Namun, banjir yang sudah terjadi sejak beberapa hari lalu juga meluas hingga ke Jalan Kemakmuran dan Jalan Sentosa Dalam.

Tim SAR dibantu para relawan terus mengevakuasi para korban banjir di Jalan Pemuda, terutama para kaum lanjut usia (lansia). Tim SAR dan relawan gabungan bersama TNI saat ini sudah mendirikan posko darurat di depan Kelurahan Temindung Permai untuk menerima bantuan dari masyarakat. Bantuan itu selanjutnya disalurkan kepada para korban banjir yang hingga kini diperkirakan mencapai 20.000 jiwa.

“Sejak beberapa hari terakhir, area banjir semakin meluas hingga meliputi tiga wilayah kecamatan. Sebelumnya yang terendam banjir hanya di wilayah Kecamatan Samarinda Utara,” kata Sekretaris Kota Samarinda Sugeng Chairuddin.


BACA JUGA: Banjir di Konawe Sultra Meluas, 69 Desa Terendam dan 2.000 KK Terdampak 


TNI bersama Tim SAR gabungan serta relawan telah mendirikan tenda posko utama darurat banjir di depan Kantor Lurah Temindung Permai Kecamatan Sungai Pinang, Samarinda, pada Senin (10/6/2010). Warga bisa mendapatkan makanan dari tenda dapur umum.

Komandan Koramil Samarinda Ilir Mayor Inf Suntari mengatakan, tenda ini akan dijadikan posko utama dari posko yang ada di beberapa titik di sekitar kawasan banjir. Posko ini juga menerima bantuan untuk para korban banjir.

“Kami fokuskan pendistribusian logistik dan evakuasi korban banjir di posko utama ini,” kata Mayor Inf Suntari.


BACA JUGA: Banjir Parah Terjang 7 Kabupaten/Kota di Sulawesi Tenggara, 1 Korban Tewas 


Para korban banjir saat ini masih sangat membutuhkan bantuan makanan cepat saji dan air bersih karena terjebak banjir. Saat ini, mereka masih harus mengantre untuk mendapatkan makanan nasi bungkus dari tenda dapur umum yeng berada di depan Kantor Lurah Temindung Permai.

“Kami memohon ada kebijaksanaan dari pemerintah untuk memberikan bantuan makanan kepada kami dan juga air bersih. Karena sampai sekarang rumah kami masih banjir parah.” kata salah satu korban banjir, Susriati.


Editor : Maria Christina