Korban Ke-5 Kebakaran Tumpahan Minyak di Teluk Balikpapan Ditemukan

Mukmin Azis ยท Selasa, 03 April 2018 - 13:21 WIB
Korban Ke-5 Kebakaran Tumpahan Minyak di Teluk Balikpapan Ditemukan

Petugas berupaya mengangkut jenazah korban ke-lima peristiwa kebakaran akibat tumpahan minyak di Teluk Balikpapan, Selasa (3/4/2018). (Foto: iNews/Mukmin Azis)

BALIKPAPAN, iNews.id - Setelah melakukan pencarian selama empat hari, tim SAR gabungan dari kantor Basarnas Kelas A Balikpapan bersama Pertamina, TNI dan Polri akhirnya berhasil menemukan korban terakhir atau korban ke-lima dari peristiwa kebakaran tumpahan minyak di Teluk Balikpapan, Kalimantan Timur, Selasa (3/4/2018) pagi.

Korban terakhir yang ditemukan atas nama Sutoyo warga Jalan Batu Butok RT 32 Kelurahan Margomulyo, Kecamatan Balikpapan Barat. Jenazah korban ditemukan tidak jauh dari dermaga Chevron Indonesia Jalan Jenderal Sudirman Balikpapan, dengan kondisi yang cukup mengenaskan diselimuti tumpahan minyak.

Sebelumnya, korban dinyatakan hilang selama empat hari pasca peristiwa kebakaran di Teluk Balikpapan. Sebanyak empat warga lain yang diketahui adalah nelayan dan pemancing, korban kebakaran akibat tumpahan minyak di perairan Teluk Balikpapan juga telah ditemukan.

Kepala Seksi Operasional Basarnas Balikpapan, Octavianto mengatakan, penemuan korban terakhir ini bermula dari informasi yang diperoleh dari Satpam Pertamina Mahakam Hulu, yang mengaku melihat jasad korban di sekitar apron Chevron.

“Kemudian personel yang sebelumnya mencari di sekitaran Teluk Balikpapan kami arahkan menuju ke sana. Ternyata pada pukul 10.15 Wita, informasi tersebut A1, atau benar adanya. Namun untuk memastikan identitas korban, jenazah langsung kami larikan ke rumah sakit untuk divisum dan diidentifikasi,” kata Octavianto.

Pascaditemukan, korban langsung dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Umum Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan untuk dilakukan visum.

Untuk diketahui, kebakaran yang disebabkan tumpahan minyak di Teluk Balikpapan mengakibatkan lima warga dinyatakan hilang dan ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa. Empat warga yang sebelumnya sudah ditemukan adalah Imam,Wahyu Gusti Anggoro, Suyono dan Agus Salim.


Editor : Himas Puspito Putra