Massa Demo Desak Pemkot Balikpapan Tegas soal Tumpahan Minyak

Mukmin Azis ยท Rabu, 04 April 2018 - 22:19 WIB
Massa Demo Desak Pemkot Balikpapan Tegas soal Tumpahan Minyak

Puluhan pedemo geruduk Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan menuntut untuk mengusut tuntas aktor di nalik terjadinya tumpahan minyak di Balikpapan, Kalimantan Timur. (Foto: iNews.id/Mukmin Azis)

BALIKPAPAN, iNews.id - Puluhan pedemo geruduk Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan menuntut untuk mengusut tuntas aktor di balik terjadinya tumpahan minyak di Balikpapan, Kalimantan Timur. Tumpahan minyak telah mengakibatkan kerusakan lingkungan di Teluk Balikpapan.

Massa demo terdiri dari para aktivias lingkungan dan sejumlah mahasiswa setempat. Mereka mengatasnamakan Masyarakat Peduli Teluk Balikpapan. Tumpahan minyak terjadi Sabtu (31 Maret 2018) pekan lalu.

Para pedemo meminta Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Balikpapan Rahmad Mashud agar segera melaporkan kejadian tumpahan minyak kepada kepolisian terkait kerusakan yang terjadi. Selanjutnya, para peserta aksi berharap agar polisi segera menangkap pihak yang bertanggung jawab atas insiden tersebut.

Koordinator pedemo Topan Wamustopa menerangkan, tumpahan minyak diperkirakan telah mencemari bibir pantai Teluk Balikpapan sejauh 20 kilometer (km). Bahkan, kata dia, wilayah tercemar telah mencapai muara Sungai Kariangau.

 

BACA JUGA:

Tumpahan Minyak Teluk Balikpapan, Polisi: Asalnya dari Pipa Pertamina

Tumpahan Minyak Picu Kebakaran di Teluk Balikpapan, 2 Nelayan Tewas

Polisi Masih Investigasi Kasus Tumpahan Minyak di Perairan Balikpapan



"Ini harus ada penegakan hukumnya, harus ada tersangkanya, harus ada yang dihukum. Saudara kami sudah mati ekosistem kami sudah terancam mati," ucap Topan di kantor Pemkot Balikpapan, Rabu (4/4/2018).

Topan mengingatkan, agar pemkot tidak tinggal diam atas insiden yang terjadi. Menurutnya, tumpahan minyak tersebut ibarat sebuah tragedi ekologi yang tidak bisa didiamkan. Kepolisian, kata dia, juga harus segera melakukan penyelidikan dengan proses yang transparan.

"Teluk Balikpapan harus diselamatkan. Ini adalah tragedi ekologi yang tidak bisa dibiarkan. Harapannya dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) sudah turun dan katanya sudah dilempar ke Polres tetapi masyarakat butuh informasi yang jelas. Penyelidikan kasus ini sudah sampai mana," ujarnya.

Sementara, Plt Wali Kota Balikpapan Rahmad Mashud yang menemui pedemo berjanji akan menangani insiden tersebut hingga tuntas. Dia menegaskan, telah menginstruksikan semua instansinya untuk melakukan tindakan. "Segera membersihkan tumpahan minyak di Balikpapan beserta dampaknya," ujar Mashud.

Sebelumnya, massa mengajak Pemkot Balikpapan untuk bersama-sama membuat laporan ke polisi agar kasus tumpahan minyak di Teluk Balikpapan terungkap. Sementara, untuk mengamankan aksi demo Polres Balikpapan menerjunkan 100 personel. Pedemo mengultimatum, jika Pemkot Balikpapan tidak segera bertindak dalam mengawal kasus hukum unjuk rasa lebih besar akan dilakukan.


Editor : Achmad Syukron Fadillah