Ada yang Batal Nikah hingga Telat Gajian Gegara Saldo Mandiri Raib di Balikpapan

Mukmin Azis, Okezone ยท Sabtu, 20 Juli 2019 - 13:44 WIB
Ada yang Batal Nikah hingga Telat Gajian Gegara Saldo Mandiri Raib di Balikpapan

Suasana nasabah saat meminta penjelasan di Bank Mandiri cabang Balikpapan, Sabtu (20/7/2019). (Foto: iNews/Mukmin Azis)

BALIKPAPAN, iNews.id – Ratusan nasabah menggeruduk Kantor Bank Mandiri cabang Balikpapan di Jalan A Yani, Sabtu (20/7/2019). Sejak pagi, nasabah terus berdatangan meminta penjelasan atas perubahan isi saldo rekening mereka.

Para nasabah ini memprotes pihak bank lantaran tidak ada pemberitahuan sebelumnya jika ada pemeliharaan yang berdampak terhadap isi saldo. Selain itu, nasabah juga kecewa karena seakan dipersulit saat mencoba meminta penjelasan atas kejadian ini.

“Saya cuma minta jangan dipersulit. Kami di sini hanya meminta penjelasan dan inginkan saldo dikembalikan seperti semua. Kami butuhnya sekarang,” ujar seorang pria bertubuh kekar di dalam kantor bank BUMN tersebut.

Dalam suasana penuh keputusasaan, terdengar salah seorang nasabah yang mengaku gagal nikah akibat uangnya ludes. Dengan penuh protes dan mata berkaca-kaca, pria tersebut meminta pihak bank bertanggung jawab atas kejadian yang menimpanya itu.

"Saya ini sampai gagal nikah. Uang itu buat saya nikah, ini kayak apa jadinya," ucap pria yang belum diketahui identitasnya sambil berjalan meninggalkan bank untuk mengambil buku rekening.

BACA JUGA: Saldo Berubah Rp0, Ratusan Nasabah Resah dan Datangi Bank Mandiri di Tasikmalaya

Beberapa nasabah lain mengaku kejadian ini sangat mengganggu aktivitas mereka. Betapa tidak, beberapa di antaranya ada yang sedang membutuhkan uang mendesak untuk keperluan maupun membayar tagihan.

"Saldo saya hilang Rp1,5 juta. Itu buat bayar tagihan listrik dan keperluan sehari-hari. Pas saya mau ambil kok saldo saya kosong. Benar-benar ludes, tanpa ada pemberitahuan sebelumnya," kata Nila, warga Jalan MT Haryono, Balikpapan Selatan.

Bukan hanya jutaan rupiah, sebagian nasabah bahkan ada yang kehilangan belasan, hingga ratusan juta. Seorang nasabah bernama Amirudin mengaku kehilangan uang perusahaannya Rp200 juta. Dia tampak yang paling melayangkan protes keras karena uang itu untuk membayarkan gaji anak buahnya.

"Saya ini semalam habis transaksi masih ada saldo. Subuhnya saya mau transfer ke orang tapi nggak bisa, katanya saldo tidak cukup. Pas saya cek ternyata saldo saya habis," ujar Amirudin.

BACA JUGA: Saldo Nasabah Bank Mandiri Berubah Drastis, Ini Penyebabnya

Pantauan saat ini, nasabah terus berdatangan mempertanyakan kejelasan saldo mereka. Mulai dari kalangan masyarakat biasa, pejabat, pengusaha, ormas bahkan sampai ojek online pun menjadi korban.

"Saya kehilangan Rp17 juta saldo saya. Saya sadarnya pas pagi-pagi mau cek saldo kok uang saya berkurang. Ini saya lagi mau minta kejelasan," tutur Kasi Ops Basarnas Balikpapan Octavianto.

Informasi yang dihimpun, terjadi gangguan pada sistem Bank Mandiri secara nasional sehingga membuat sejumlah nasabah ada yang berkurang saldo, bahkan bertambah. Namun, sampai sejauh ini untuk transaksi masih belum bisa dilakukan hingga proses recovery selesai.


Editor : Donald Karouw