Banjir di Samarinda, Warga Bantaran Sungai Karang Mumus Butuh Bantuan

Maskaryadiansyah ยท Jumat, 14 Juni 2019 - 19:40 WIB
Banjir di Samarinda, Warga Bantaran Sungai Karang Mumus Butuh Bantuan

Warga terdampak banjir di lokasi yang sulit dijangkau membutuhkan bantuan. (Foto: Dok iNews).

SAMARINDA, iNews.id - Korban banjir yang berada di bantaran Sungai Karang Mumus, Kota Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim), minim mendapatkan bantuan. Akses menuju ke lokasi dinilai sulit terjangkau, sehingga distribusi bantuan tak mudah sampai ke sana.

Pantauan iNews, tim SAR gabungan dan relawan kesulitan masuk memberikan bantuan ke bantaran Sungai Karang Mumus. Sedangkan, rumah warga di sana terpantau masih terendam setinggi satu hingga 1,5 meter, atau sepinggang orang dewasa.

Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Vendra Riviyanto mengatakan, masyarakat korban banjir di kawasan Kelurahan Sampaja Selatan memang terisolasi. Lantaran, akses ke sana yang sulit membuat warga jarang mendapatkan bantuan.

BACA JUGA: Banjir Samarinda Kaltim Meluas, Jumlah Korban Bertambah Jadi 56.000 Jiwa

"Ketinggian air di ke tiga kecamatan di Samarinda memang mulai surut, namun masih ada wilayah yang terisolasi dan belum mendapatkan bantuan," kata dia kepada wartawan di Kota Samarinda, Kaltim, Jumat (14/6/2019).

Warga di Bantaran Sungai Karang Mumus, Salwa mengatakan, warga sangat membutuhkan bantuan. Khususnya, obat-obatan dan perlengkapan bayi. Selain itu, mereka juga butuh alat penerangan sementara.

"Karena kami ini di bantaran sungai. Takut ada ular atau buaya masuk ke dalam rumah," ujar dia.

Menurutnya, saat ini berbagai penyakit sudah mulai menyerang sebagian warga. Karena itu, obat-obatan menjadi salah satu bantuan yang ditunggu-tunggu. Melihat kondisi banjir saat ini dan akses menuju permukiman yang sulit dijangkau, warga pun hanya bisa pasrah.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal