Kabur dan Masuk Jalan Buntu, Mobil Pelaku Tabrak Lari Dirusak Massa di Samarinda

Fuji Mustopan ยท Rabu, 10 Juli 2019 - 18:02 WIB
Kabur dan Masuk Jalan Buntu, Mobil Pelaku Tabrak Lari Dirusak Massa di Samarinda

Polisi saat mengamankan bangkai minibus yang rusak massa di Samarinda. (Foto: iNews/Fuji Mustopan)

SAMARINDA, iNews.id – Peristiwa dugaan tabrak lari terjadi di Jalan Kadirioening, Kota Samarinda, Kalimatan Timur (Kaltim), Rabu (10/7/2019). Warga yang mengejar minibus pelaku penabrak empat motor meluapkan emosi dengan merusak kendaraan dan menganiaya sopir serta seorang penumpang perempuan.

Informasi yang dirangkum iNews, minibus putih berplat nomor KT 1885 LV awalnya diduga menabrak pengendara motor. Bukannya berhenti, minibus yang dijadikan sebagai taksi gelap itu justru tancap gas hingga akhirnya dikejar warga.

“Ada warga yang coba hadang untuk menghentikan laju kendaraan tapi malah ditabrak mobil. Akhirnya mereka masuk ke jalan buntu dan langsung diamuk massa,” kata Hendra, saksi mata di TKP.

BACA JUGA: Aksi Polisi yang Viral saat Gendong Balita di OKU Sumsel Diganjar Penghargaan

Massa yang tersulut emosi kemudian merusak minibus. Mereka memecahkan kaca mobil hingga menghancurkan bagian bemper dan bodi kendaraan.

Sopir dan penumpang pun tak luput jadi sasaran amukan. Bahkan penumpang yang merupakan perempuan dewasa mengalami luka di bagian kening hingga mengeluarkan darah.

“Ini luka dipukul warga,” ucap Testi, penumpang minibus.

Dia mengungkapkan cerita versinya dalam kejadian tersebut. Menurutnya, bukan kendaraan mereka yang menabrak, tapi justru ditabrak. Namun ketika itu sudah banyak warga yang mengamuk bahkan memecahkan kaca mobil hingga sopir memilih tancap gas.

“Ibu itu (pengendara motor) yang menabrak kami saat memutar. Kondisi warga sudah emosi dan memukul kaca hingga pecah. Kami cari polisi di jalan tapi tidak ada. Sopir terus jalan untuk mencari kantor polisi karena suasana sudah tidak aman kalau kami berhenti dan turun. Mobil kami dilempari batu dan dipukul-pukul,” katanya.

Diketahui sebelum diamuk massa, minibus yang dijadikan taksi gelap ini sempat melarikan diri sejauh 14 kilometer sebelum masuk ke jalan buntu. Saat ini pelaku dan bangkai mobil telah dibawa Unit Satlantas Polres Samarinda. Kasus dugaan tabrak lari ini masih dalam penyelidikan polisi.


Editor : Donald Karouw