Kapal LCT Mutiara Terbalik di Sungai Kukar Kaltim, 1 Orang Tewas

Sindonews ยท Minggu, 01 Desember 2019 - 18:08 WIB
Kapal LCT Mutiara Terbalik di Sungai Kukar Kaltim, 1 Orang Tewas

Kapal LCT Mutiara 77 terbalik di Sungai Muara Kaman, Kutai Kartanegara, Kaltim. Kecelakaan itu mengakibatkan satu orang tewas dan seorang lainnya hilang. (Foto: istimewa)

KUTAI KARTANEGARA, iNews.id – Kapal Landing Craft Tank (LCT) Mutiara 77 terbalik di perairan Sungai Kedang Kepala, tepatnya di Desa Kupang Baru, Kecamatan Muara Kaman, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Kecelakaan itu mengakibatkan satu orang tewas dan seorang lainnya masih hilang.

Korban meninggal yakni Bima Purba warga Medan, Sumut serta korban hilang yaitu Suan warga Ponorogo, Jatim. Kedua korban merupakan karyawan tambang batubara.

Kapal bermuatan alat berat berupa enam unit ekskavator yang dibawa dari Kutai Barat menuju Kutai Timur itu terbalik mendadak saat melaju dengan kecepatan 3,2 knot dengan alur sungai lurus pada Sabtu (30/11/2019) sekitar pukul 15.30 WITA.

Sebelum terbalik, kapal sempat miring ke kiri secara tiba-tiba.Karena tak mampu mengendalikan kapal, juru mudi Afdaludin langsung berteriak meminta seluruh ABK yang berjumlah empat orang dan penumpang kapal untuk menyelamatkan diri.

BACA JUGA:

Kapal Karam, 12 Pemancing 2 Hari Mengapung di Laut Lepas Banggai Sulteng

KPK Dalami Dugaan Korupsi Bupati Kukar hingga ke Perawatan Kecantikan

Selain ABK, kapal juga memuat karyawan perusahaan tambang batubara yang ikut mengantar alat berat.“Saat LCT alami kemiringan 90 derajat, seluruh penumpang dan ABK loncat ke sungai. Saat itu juga seluruh muatan alat berat tumpah ke sungai,” kata Kapolsek Muara Kaman, Iptu Juwadu, Minggu (1/12/2019).

Alat berat itu dibawa dari Kabupaten Kutai Barat, menuju Kabupaten Kutai Timur. Kapal beelayar dengan kecepatan 3,2 knot dengan alur sungai lurus. Namun tiba-tiba kapal miring ke kiri.

Iptu Juwadu menjelaskan, atas peristiwa tersebut ada satu korban meninggal dunia, satu orang hilang, dan 8 orang selamat. Proses pencarian langsung dilakukan dengan melibatkan banyak pihak.

"Saat ini proses pencarian dilakulan oleh tim SAR gabungan dengan melibatkan banyak pihak untuk mencari satu korban hilang," katanya.

Kasi Ops Basarnas Kaltimtara Oktavianto menambahkan, pihaknya akan ikut membantu proses pencarian korban hilang. Hanya, informasi kapal terbalik baru diterima Minggu (1/12/2019) pagi. "Laporan baru kami terima tadi pagi, dan langsung bergerak cepat membantu proses pencarian," katanya.


Editor : Kastolani Marzuki