Korban Banjir Samarinda Capai 30.580 Jiwa, Ini Sebarannya di 3 Kecamatan

Maskaryadiansyah, Antara ยท Rabu, 12 Juni 2019 - 09:28 WIB
Korban Banjir Samarinda Capai 30.580 Jiwa, Ini Sebarannya di 3 Kecamatan

Sejumlah relawan berpatroli bersama untuk memastikan tidak ada maling menjarah rumah warga yang kosong karena ditinggal pemiliknya ke pengungsian di Kota Samarinda, Kaltim, Rabu (12/6/2019). (Foto: iNews/Maskaryadiansyah)

SAMARINDA, iNews.id – Korban banjir di Kota Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim), hingga Selasa (11/6/2019) malam sudah mencapai 30.580 jiwa. Mereka tersebar di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Samarinda Utara, Sungai Pinang, dan Kecamatan Samarinda Ulu.

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Samarinda Hendra AH mengatakan, korban banjir paling banyak di Kecamatan Sungai Pinang sebanyak 23.261 jiwa. “Korban tersebar di empat kelurahan,” ujar Hendra di Samarinda, Selasa (12/6/2019).

Selanjutnya di Kecamatan Samarinda Utara ada 13.794 jiwa. Mereka tersebar di Kelurahan Sempaja Timur sebanyak 2.534 jiwa atau 828 KK. Ketinggian air di 14 kawasan di kelurahan ini antara 25 cm hingga 100 cm. Sedangkan banjir paling parah di Perumahan Bumi Sempaja, terutama di RT 1 yang ketinggiannya mencapai 100 cm.


BACA JUGA: 3 Kecamatan di Samarinda Masih Dikepung Banjir, Tim SAR Terus Evakuasi Korban


Sementara di Kelurahan Sempaja Utara, terdapat 2.511 jiwa yang terdampak banjir atau 705 KK di sembilan RT. Ketinggian air di wilayah ini rata-rata 50 cm.

Kemudian di Perumahan Griya Mukti, Kelurahan Sempaja Selatan, jumlah korban banjir tercatat ada 797 KK atau 3.985 jiwa. Mereka tersebar di RT 27 sebanyak 1.000 jiwa, RT 28 sebanyak 590 jiwa, RT 32 sebanyak 572 jiwa, dan RT 33 sebanyak 650 jiwa.

“Di Perumahan Griya Mukti, Kelurahan Gunung Lingai, terdapat 1.390 KK dengan 4.764 jiwa yang terdampak banjir. Para korban ini tersebar antara lain di RT 08 sebanyak 420 jiwa. Ketinggian banjir di sini antara 80-170 cm,” katanya.

Selanjutnya di Kecamatan Sungai Pinang, jumlah korban banjir sebanyak 23.261 jiwa. Mereka tersebar di Kelurahan Temindung Permai sebanyak 3.691 KK dengan 7.912 jiwa, Kelurahan Bandara 1.620 KK dengan 6.000 jiwa, Sungai Pinang Dalam 260 KK dengan 1.300 jiwa, dan Kelurahan Mugirejo sebanyak 99 KK dengan 373 jiwa.

“Sementara di Kecamatan Samarinda Ulu terdapat 328 KK dengan 1.201 jiwa yang terdampak banjir, yakni di Kelurahan Sidodadi. Mereka ini tersebar antara lain di RT 27 sebanyak 100 KK dengan 431 jiwa dan di RT 28 sebanyak 134 KK dengan 403 jiwa,” ujar Hendra.

Sebagian besar para korban banjir telah mengungsi ke sejumlah posko pengungsian. Relawan bersama warga melakukan patroli menggunakan perahu karet untuk mengantisipasi ada maling yang menjarah rumah warga yang kosong ditinggal penghuninya karena mengungsi. Salah satunya di kawasan Kelurahan Temindung Permai Samarinda, Rabu (12/6/2019) dini hari.

“Kami melakukan patroli untuk membantu warga yang sudah terkena musibah banjir. Hingga saat ini, wilayah Kelurahan Temindung Permai yang terendam banjir masih aman dari pencurian,” kata Ketua Relawan Info Taruna Samarinda Joko Siswanto.

Saat melakukan patroli, masih ada warga yang berjaga-jaga di rumahnya meskipun penerangan di lokasi benjir sangat minim. PLN memang sengaja memadamkan listrik untuk mengantisipasi ada warga yang tersetrum.


Editor : Maria Christina