Pilgub Kaltim

Penutupan Debat Publik Kedua, 4 Paslon Suarakan Siap Menang dan Kalah

Dony Aprian ยท Rabu, 09 Mei 2018 - 22:04 WIB
Penutupan Debat Publik Kedua, 4 Paslon Suarakan Siap Menang dan Kalah

Suasana gelaran debat kedua PIlgub Kaltim yang digelar di Gedung iNews Center. (Foto: dok iNews.id)

Facebook Social Media Twitter Social Media Google+ Social Media Whatsapp Social Media

JAKARTA, iNews.id – Penutupan gelaran debat publik kedua Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Kalimantan Timur (Kaltim) yang disiarkan langsung stasiun televisi iNews, ditandai dengan deklarasi keempat pasangan calon (paslon) siap menang dan kalah. Mereka sepakat menyuarakan untuk menerima apa pun hasil pemilihan pada 27 Juni 2018 mendatang.

Paslon nomor urut satu, Andi Sofyan Hasdam-Nusyirwan (Partai Golkar dan NasDem) mengungkapkan, keempat paslon yang maju pilgub merupakan putra-putra terbaik Kaltim. Apa pun hasilnya, mereka menyadari itu merupakan bagian dari ikhtiar.

“Kami serahkan hasil pilgub kepada Allah SWT. Siapa pun yang terpilih, itulah yang terbaik untuk Kaltim dan kami akan dukung bersama,” ujar Calon Gubernur (Cagub), Andi Sofyan.

Senada diucapkan paslon nomor urut dua, Syaharie Jaang-Awang Ferdian Hidayat (Partai Demokrat, PPP, dan PKB). Mereka secara diplomatis menilai peluang kemenangan tiap paslon hanya seperempat, karena calonnya ada empat.

“Kalah menang itu konsekuensi permainan. Kami berkomitmen menjaga keamanan di Kaltim agar tetap rukun dan damai. Terpenting masyarakat jangan ada yang terprovokasi,” ucapnya.

Sementara paslon nomor urut tiga, Isran Noor-Hadi Mulyadi (Partai Gerindra, PKS) mengungkapkan, menjadi seorang gubernur dan wakil gubernur merupakan tanggung jawab, amanah, dan kepercayaan masyarakat.

“Tidak ada beban apa pun hasilnya. Sebagai gubernur dan wakil gubernur, kami siap 24 jam tidak tidur untuk melayani masyarakat dan memikirkan orang lain,” tutur Cagub Isran Noor.

Paslon nomor urut empat, Rusmadi Wongso-Safaruddin (PDIP, Partai Hanura) menilai, jabatan menyangkut soal amanah. Pilgub sebagai pesta demokrasi harus selesai dengan sukses dan bermartabat.

“Jabatan bukan kekuasaan tapi amanah. Kami harap dari pilkada ini, muncul pemimpin yang amanah, yang bisa membawa Kaltim lebih maju dan masyarakatnya lebih sejahtera,” kata Cagub, Rusmadi Wongso.


Editor : Donald Karouw