Pertamina: Penyebab Kebakaran Teluk Balikpapan dari Bahan Bakar Kapal

Antara, Mukmin Azis ยท Sabtu, 31 Maret 2018 - 16:38 WIB
Pertamina: Penyebab Kebakaran Teluk Balikpapan dari Bahan Bakar Kapal

18 ABK asal Tiongkok dari Kapal Evert Judger yang dievakuasi atas peristiwa kebakaran di Teluk Balikpapan. (Foto: iNews/Mukmi Azis)

BALIKPAPAN, iNews.id – Penyebab kebakaran di Teluk Balikpapan, Kalimantan Timur, yang memicu terjadinya api sepanjang 500 meter di atas laut, disebut bukan berasal dari tumpahan minyak mentah milik kilang Balikpapan. PT Pertamina (Persero) menegaskan, timbulnya api diduga berasal dari bahan bakar kapal (marine fuel oil/MFO).

"Dari sampel yang diambil, diidentifikasi bahwa cairan minyak itu MFO atau bahan bakar minyak dari kapal. Bukan minyak mentah dari kilang," kata General Manager Pertamina, Refinery Unit V Balikpapan Togar MP Manurung, didampingi General Manager Pertamina Marketing Operation Region (MOR) VI Kalimantan, Made Adi Putra dan Manager Regional Komunikasi dan CSR Kalimantan, Yudi Nugraha, saat jumpa pers di Balikpapan, Sabtu (31/3/2018).

Tim dari Pertamina telah mengambil sampel dari tumpahan minyak di dua titik lokasi, masing-masing dekat Pelabuhan Semayang dan kampung atas air di Kelurahan Magersari. "Di sekitar Magersari, tumpukan minyak agak tebal karena tumpahannya terbawa arus air laut," ujarnya.

BACA JUGA: Tumpahan Minyak Picu Kebakaran di Teluk Balikpapan, 2 Nelayan Tewas

Sebelum terjadi kebakaran, tim Pertamina sudah melakukan penyisiran dan membendung tumpahan minyak agar tidak meluas, termasuk melakukan upaya pembersihan. Pihaknya menduga kebakaran itu disebabkan ada percikan api dari rokok yang dibuang nelayan saat melewati lokasi tumpahan minyak.

"Meskipun tumpahan minyak itu bukan dari kilang, tapi Pertamina punya tanggung jawab untuk membersihkan karena lokasinya berada di sekitar wilayah operasional kami. Mengenai asal tumpahan minyak, kami serahkan penyelidikan kepada polisi," kata Togar.

Atas peristiwa kebakaran itu, dua orang nelayan asal Penajam Paser Utara yang terjebak di sekitar lokasi kebakaran dilaporkan tewas dalam kejadian itu. Kedua korban yang belum diketahui identitasnya itu telah dievakuasi tim Basarnas Balikpapan dibantu TNI Angkatan Laut dan polisi, selanjutnya dibawa ke kamar jenazah RSUD Kanujoso Balikpapan.

Sementara sebanyak 18 ABK Kapal Evert Judger yang berisi para warga negara asing (WNA) asal Tiongkok yang berada dekat lokasi kebakaran berhasil dievakuasi dengan selamat.

"Kapal tongkang itu tidak terbakar, tapi sempat terjebak asap tebal dari kebakaran. Saat ini tim SAR masih siaga di Pelabuhan Semayang untuk antisipasi jika sewaktu-waktu ada masyarakat yang melaporkan kehilangan anggota keluarganya dalam peristiwa kebakaran itu," kata Kasi Operasional Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan, Octavianto.

Proses penyelidikan masih dilakukan untuk mengungkap kasus kebakarabn dan mengetahui pihak yang bertanggung jawab atas peristiwa tersebut.


Editor : Donald Karouw