Tersinggung, Penumpang Bunuh Sopir Taksi Online dengan Sadis

Mukmin Azis ยท Jumat, 15 Juni 2018 - 17:31 WIB
Tersinggung, Penumpang Bunuh Sopir Taksi Online dengan Sadis

Kapolres Balikpapan AKBP Wiwin Fitra menunjukkan air softgun yang digunakan tersangka membunuh sopir taksi online. (Foto: iNews/Mukmin Azis)

Facebook Social Media Twitter Social Media Google+ Social Media Whatsapp Social Media

BALIKPAPAN, iNews.id – Seorang sopir taksi online di Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim), dibunuh oleh penumpangnya secara sadis. Korban dibunuh karena pelaku merasa tersinggung pada perkataan korban. Pelaku akhirnya berhasil ditangkap polisi.

Sopir taksi online bernama Handari itu ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan di semak-semak kawasan Prona, Balikpapan Selatan, Selasa (12/6/2018). Kepala korban pecah dan di lehernya tampak bekas tusukan. Posisi penemuan jenazah korban tidak jauh dari mobilnya. Sementara pelaku pembunuhan, Darmadi, dibekuk polisi setelah berupaya melarikan diri ke arah jalur Balikpapan, Samarinda, Selasa sore.

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Balikpapan AKBP Wiwin Fitra mengatakan, polisi menangkap tersangka saat dalam perjalanan ke daerah di Kilometer (Km) 51 Jalan Soekarno-Hatta. Polisi juga mengamankan barang bukti berupa senjata api air softgun dan dongkrak mobil yang digunakan pelaku membunuh korban.

“Setelah membunuh korban, tersangka memesan mobil ke travel karena berencana pulang ke daerah Sangatta, Kaltim. Petugas yang ada di jalan secara serentak melaksanakan razia di jalan-jalan dan berhasil mengamankan tersangka di Km 51 pada Selasa, 12 Juni 2018,” papar Wiwin, Kamis (14/6/2018).

BACA JUGA: Sopir Taksi Online Dibunuh, Mayatnya Dibuang di Bawah Jembatan

Sementara tersangka Darmadi mengatakan, dia tega membunuh sopir taksi online itu karena tersinggung dengan perkataan korban. Sesuai yang tertera di aplikasi, Darmadi hanya perlu membayar tarif taksi online sebesar Rp16.000 untuk sampai ke tujuannya di Perumahan Prona III Sepinggan, Balikpapan Selatan.

Di tengah perjalanan, korban menyinggung korban terkait tarif tersebut. Menurut pelaku, korban juga tidak mau mengantarkannya ke tempat tujuan.

“Tersinggung aja sih, emosi. Dia melontarkan kalimat yang menyinggung, ya bahasanya kalau mau ke sana, enggak usah naik taksi online, naik helikopter aja katanya. Saya belum diantarkan ke tujuan saya, masih jauh, malah dia mutar balik,” kata tersangka Darmadi.

Darmadi langsung emosi mendengar pernyataan korban. Tanpa pikir panjang, tersangka menghabisi pelaku menggunakan senjata api air softgun dan dongkrak mobil. Korban menembakkan senjata api itu dan memukul korban dengan dongkrak di bagian kepala dan sekujur tubuhnya.

Ketika korban berusaha menyelamatkan diri, tersangka semakin gelap mata dan menghabisi korban hingga akhirnya tewas. Kini, tersangka Darmadi ditahan di Mapolres Balikpapan dan tidak bisa merayakan Lebaran bersama keluarganya.


Editor : Maria Christina