Tim Densus 88 Kembali Tangkap Terduga Teroris di Berau Kaltim

Irfan Ma'ruf ยท Rabu, 20 Maret 2019 - 21:15 WIB
Tim Densus 88 Kembali Tangkap Terduga Teroris di Berau Kaltim

Kepala Biro (Karo) Penmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Rabu (20/3/2019). (Foto: iNews.id/Helmi S))

JAKARTA, iNews.id – Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri kembali menangkap terduga teroris jaringan Lampung dan Sibolga berinisial M alias Abu Harkam di wilayah Berau, Kalimantan Timur, Selasa (19/3/2019).

Dengan demikian, Densus 88 telah menangkap delapan orang yang tergabung dalam jaringan kelompok teroris Lampung-Sibolga. Tujuh terduga teroris sebelumnya telah ditangkap, yakni P, Abu Hamzah alias AH, AK alias Ameng, ZP alias Ogek, R alias Syuhama, M, dan Y alias Kodijah.

"Kemudian dua tersngka lainnya yang ditangkap di Kalbar tanggal 10 Maret dan di Riau tanggal 14 Maret. Belum ada keterkaitan dengan jejaring ini," kata Kepala Biro (Karo) Penmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Rabu (20/3/2019).

BACA JUGA: 4 Terduga Teroris yang Ditangkap Masih Ditahan di Mapolres Sibolga

Dia menjelaskan, penangkapan terhadap M alias Abu Harkam lantaran terbukti berkomunikasi dengan terduga teroris lainnya yakni P alias S yang telah ditangkap sebelumnya.

"M ini berkomunikasi dengan beberapa sel antara lain P alias S, kemudian mereka memiliki motivasi selain aparat keamanan, memburu siapa saja yang menjelek-jelekkan ISIS," paparnya.

Pembicaraan yang dilakukan oleh M alias Abu Harkam itu menggunakan beberapa media sosisal. Dalam pembicaraan itu membahas terkait aksi amaliyah.

"Dari pembicaraan melalui facebook, dan beberapa akun media sosial. Itu jejak digital yang didalami oleh Densus sehingga Densus berhasil menemukan yang bersangkutan," ujar Dedi. 

Lebih jauh, aksi amaliyah yang ingin dilakukan oleh M alias Abu Harkam itu lantaran terpancing dengan insiden yang terjadi di Sibolga, Sumatera Utara. Hal itu diketahui dari penelusuran jejak digital dan pemeriksaan sementara. 

Dari tangan M polisi mengamankan sejumlah barangbukti diantara Handphone, beberapa akun media sosial yang digunakan dalam perbincangan jaringan lainnya. 

"Keinginan yang sangat kuat untuk sesegera mungkin melakukan tindakan amaliyah. Ini terpicu juga dengan kejadian yang ada di Sibolga," tandasnya.

 


Editor : Kastolani Marzuki