10.569 Data Ganda di DPT, KPU Batam: Tidak Disengaja

Antara ยท Kamis, 06 September 2018 - 21:41 WIB
10.569 Data Ganda di DPT, KPU Batam: Tidak Disengaja

Ilustrasi. (Foto: dok.okezone).

BATAM, iNews.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri), menyatakan 10.569 data ganda dari 638.170 Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang ditemukan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), terjadi akibat ketidaksengajaan petugas.

"Ini karena human error. Tidak disengaja, karena kami tidak memiliki kepentingan," kata Ketua KPU Kota Batam Syahrul Huda, di Batam, Kamis (6/9/2018).

Syahrul tidak menampik hal itu bisa saja terjadi, karena data yang dimasukkan petugas salah. Dia mengatakan pihak yang memiliki wewenang mengunggah data ke sistem yaitu Panitia Pemilihan Kecamatan. “Kemungkinan kesalahan terjadi pada saat memasukkan data,” ujarnya.

Meski begitu, KPU masih akan menelusuri data ganda yang disebutkan Bawaslu dengan mencermati satu per satu, dengan menggunakan sistem tersendiri. "Jika ada ganda, kami tidak menutup mata. Kalau ada temuan, kita sama-sama bersihkan," kata dia.

KPU Provinsi Kepri memberikan waktu selama 3 hari untuk KPU Batam mencermati data pemilih ganda, mulai hari ini. Setelah data dari Bawaslu diterima KPU, Syahrul akan melanjutkan ke PPK dan PPS untuk mencermatinya.

"Kami harus menyelesaikan. Prinsipnya, kami harap data nanti, walau mengalami perubahan, namun akan jadi lebih baik," katanya.

Nantinya, kata dia, bila ada perubahan KPU Batam tidak akan melakukan perhitungan ulang, hanya memperbaiki dengan menerbitkan Berita Acara Perbaikan terhadap DPT.

Sementara itu, Anggota Bawaslu Batam Mangihut Rajagukguk meminta seluruh pihak yang terlibat bekerja lebih teliti dalam menetapkan DPT. “Bawaslu menemukan 10.569 data ganda dalam DPT Batam,” kata Mangihut.


Editor : Muhammad Saiful Hadi