7 Kilogram Sabu Tujuan Malaysia - Indonesia Digagalkan di Batam

Sindonews ยท Senin, 17 Desember 2018 - 21:29 WIB
7 Kilogram Sabu Tujuan Malaysia - Indonesia Digagalkan di Batam

Ilustrasi sabu-sabu. (Foto: Istimewa)

BATAM, iNews.id - Tim Gabungan Satgas Narkotics Internasional Center (NIC) dan Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri menggagalkan dugaan penyelundupan 7 kilogram sabu di Batam, Kepulauan Riau (Kepri).

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Pol Eko Daniyanto mengatakan, narkoba golongan satu ini dipesan dari Malaysia dan akan dibawa ke Jakarta melalui Batam.

"Kami berhasil melakukan penangkapan terhadap 5 orang tersangka dengan waktu dan tempat yang berbeda-beda," kata Eko di Batam, Kepri, Senin (17/12/2018).

BACA JUGA: 22 Kg Sabu dalam Ban Bekas dan 6 Tersangka Diamankan Bareskrim Polri

Menurut dia, satu diantaranya adalah Warga Negara Asing (WNA) asal Malaysia. Dia diduga berperan sebagai penyedia sabu.

Satu pekan sebelum penangkapan Satgas NIC telah mendapatkan informasi adanya pengiriman sabu dari Batam ke Jakarta. Berdasarkan informasi tersebut, pihak Direktorat Narkoba Bareskrim Polri bersama Satgas NIC melakukan penyelidikan di Batam.

"Jadi Minggu 25 November 2018 pukul 23.00 WIB di depan Apotek Vitka Farma, Kompleks Windsor Central Jalan Pembangunan, Lubuk Baja, Batam target bernama Zulfadli (41)," ujarnya.

Kemudian, berdasarkan hasil pemeriksaan kemudian petugas mendapati nama lainnya yang terlibat pengiriman 7 kilogram sabu tersebut.

Selanjutnya, dalam operasi penangkapan dimulai dari Anwar (38) di Perumahan Legenda Bali Blok E3 No 2 Baloi Permai pada hari yang sama yakni Minggu (25/11/2018) sekitar pukul 23.50 WIB.

BACA JUGA: Operasi 3 Bulan, Polrestabes Medan Musnahkan Sabu dan 200 Kg Ganja

"Kemudian besoknya yakni Senin (26/11/2018) sekitar pukul 11.15 WIB, ditangkap lagi Abdul Kadir (42) di Area parkir salah satu Hotel di Jalan Raja Ali Haji, Sei Jodoh, Batu Ampar," katanya.

Lalu pada malam harinya yakni pukul 20.00 WIB di Loby Hotel City View, Komplek Nagoya Business Jalan Imam Bonjol, Lubuk Baja, dimama Tim Satgas NIC kembali meringkus tersangka lainnya yakni Mustafa (29) alias Mustafa Kamal yang dibekuk tanpa perlawanan.

"Kemudian dikembangkan lagi terhadap pengiriman barang yang berada Malaysia. Pada Selasa, (27/11) sekitar pukul 20.00 WIB, target Robat Chandrasena (48) WNA Malaysia berhasil ditangkap di Terminal Fery Batam Center," ujarnya.

Dijelaskannya bahwa Anwar asal Jakarta perannya sebagai pemesan sabu di Jakarta, Mustafa asal Kampung Aceh Batam berperan sebagai pengendali keuangan, Zulfadli asal Kampung Aceh Batam berperan sebagai pemesan sabu ke Malaysia.

BACA JUGA: Selundupkan Sabu di Sandal, 3 Pria Asal Aceh Dibekuk di Bandara Soetta

Kemudian, Abdul Kadir merupakan ABK Kapal asal Langkat Sumut berperan sebagai pembawa sabu dari Malaysia. Lalu, Robat asal Malaysia perannya sebagai penyedia sabu dari Malaysia.

"Selain sabu seberat 7 kilogram dan menangkap 5 tersangka sindikat peredaran sabu Malaysia - Indonesia, Tim Satgas NIC juga mengamankan barang bukti lainnya berupa 8 unit handphone berbagai merk serta 10 buah buku catatan penjualan sabu," ujar dia.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal