BMKG Deteksi 25 Titik Panas di Riau

Antara ยท Selasa, 15 Mei 2018 - 10:53 WIB
BMKG Deteksi 25 Titik Panas di Riau

Ilustrasi kebakaran hutan. (Foto: Okezone)

PEKANBARU, iNews.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru mendeteksi 25 titik panas yang mengindikasikan kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Riau, Selasa (15/5/2018) pagi.

Kepala BMKG Stasiun Pekanbaru, Sukisno mengatakan, jumlah titik panas yang terpantau melalui pencitraan satelit Terra dan Aqua pukul 06.00 WIB pagi tadi tersebut meningkat dua kali lipat dalam kurun waktu kurang dari 24 jam terakhir. “Peningkatan titik panas terjadi di Kabupaten Siak yang mencapai 11 titik,” kata Sukisno di Pekanbaru, Selasa (15/5/2018).

Sukisno merincikan 11 titik panas yang terpantau di Kabupaten Siak pagi hari ini menyebar di Kecamatan Siak dan Kecamatan Siak Sri Indrapura.

Sebelumnya pada Senin (14/5/2018) petang kemarin, BMKG Stasiun Pekanbaru menyatakan terdapat 12 titik panas terpantau satelit yang menyebar di sejumlah kabupaten dan kota di Riau.

Selain di Siak, keberadaan titik panas dalam jumlah besar juga terpantau di Kabupaten Pelalawan yang mencapai enam titik. Keberadaan titik panas juga terpantau di Kabupaten Bengkalis sebanyak tiga titik masing-masing menyebar di Kecamatan Bukit Batu, Mandau dan Rupat.

Dua titik panas lainnya turut terpantau masing-masing di Kota Dumai dan Kabupaten Indragiri Hilir serta satu titik panas di Kabupaten Rokan Hilir.

Sementara itu, dari 25 titik panas Sukisno mengatakan tiga titik lainnya dipastikan sebagai titik api yang mengindikasikan adanya kebakaran hutan dan lahan dengan tingkat akurasi diatas 70 persen. "Titik api terpantau masing-masing di Bengkalis, Dumai dan Siak," tuturnya.

Provinsi Riau saat ini dalam status Siaga Karhutla yang ditetapkan sejak 19 Februari hingga 30 Mei 2018 mendatang. Berdasarkan data BPBD Riau, total luas lahan yang terbakar sepanjang awal 2018 mencapai lebih dari 1.600 hektare.


Editor : Himas Puspito Putra