BPOM Sita 167 Kosmetik Ilegal yang Dijual Secara Online di Batam

Sindonews ยท Sabtu, 26 Januari 2019 - 16:33 WIB
BPOM Sita 167 Kosmetik Ilegal yang Dijual Secara Online di Batam

Suasana saat operasi penindakan terhadap kosmetik ilegal yang akan dijual secara online di Batam. (Foto: SINDOnews/M Bunga Ashab)

BATAM, iNews.id – Sedikitnya 167 jenis kosmetik ilegal yang terdiri atas 2.288 pieces dengan nilai ekonomi Rp150 disita Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Batam dalam operasi bersama Polda Kepulauan Riau (Kepri) dan Polresta Barelang. Penyitaan ini dilakukan karena kosmetik ilegal itu dianggap berisiko terhadap kesehatan konsumen.

"Komitmen kami (BPOM) bersama stakeholder melindungi masyarakat Provinsi Kepulauan Riau dari produk kosmetik ilegal yang beresiko terhadap kesehatan. Kami melakukan penindakan terhadap pelaku distribusi kosmetik online di wilayah Kota Batam," ujar kata Kepala BPOM Batam Yosef Dwi Irwan, Sabtu (26/1/2019).

Dia mengatakan, kasus tersebut saat ini ditangani PPNS BPOM di Batam untuk proses penyidikan sesuai ketentuan yang berlaku. Pelaku pelanggaran dikenakan sanksi sesuai Undang-Undang (UU) Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, Pasal 197 yaitu pidana penjara paling lama 15 tahun dan denda paling banyak Rp1,5 miliar.

BACA JUGA: BPOM Gerebek Rumah Produksi Kosmetik Ilegal, Pelaku Oplos Produk ke Merek Terkenal

“Upaya penertiban kosmetik ilegal akan terus kami lakukan. Bukan hanya pada sarana yang melakukan penjualan produknya secara konvensional (distributor, toko, konter) namun termasuk sarana penjualan yang menggunakan media daring atau online," katanya.

Menurutnya, di era digital saat ini penjualan produk secara online sudah sudah menjadi bagian dari tuntutan zaman. Kepada para pelaku usaha dan konsumen, BPOM Batam mengimbau untuk selalu memastikan produk telah terdaftar yang artinya telah melalui evaluasi mutu dan keamanan.

"Lakukan cek klik, yaitu cek kemasan, label, izin edar (harus terdaftar di BPOM) dan waktu kedaluarsanya," ujar Yosef.


Editor : Donald Karouw