Demi Main Game, Remaja di Karimun Curi Alat Sembahyang di 20 Kelenteng

Iwan Mohan ยท Kamis, 16 Agustus 2018 - 23:11 WIB
Demi Main Game, Remaja di Karimun Curi Alat Sembahyang di 20 Kelenteng

Polisi dan tersangka menunjukkan barang bukti yolo yang dicuri dari sejumlah Kelenteng di Karimun. (Foto: iNews/Iwan Mohan).

Facebook Social Media Twitter Social Media Google+ Social Media Whatsapp Social Media

KARIMUN, iNews.id – Seorang remaja bernama Derry Agustian (16) nekat mencuri peralatan sembahyang milik sejumlah kelenteng di Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau (Kepri), demi bisa bermain game online di warung internet (warnet). Saat ini pelaku sudah diamankan di Mapolsek Meral.

Kapolsek Meral AKP Hadi Sucipto mengatakan, remaja putus sekolah itu diketahui sudah kecanduan game online. Di hadapan polisi, tersangka mengaku telah mencuri di 20 kelenteng di Kabupaten Karimun.

“Tersangka Derry mengaku melakukan aksi pencurian di tempat ibadah warga Tionghoa, lantaran diajak oleh temannya bernama Andri yang kini menjadi buronan polisi,” kata Hadi, Kamis (16/8/2018).

Dia menjelaskan dari tangan tersangka, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yaitu 23 yolo (wadah menaruh dupa berukuran besar dari logam berwarna kuning keemasan) yang telah berusia ratusan tahun, dua buah tempat lilin yang terbuat dari kuningan serta tiga karung goni.

“Barang bukti tersebut telah dijual tersangka ke tempat penampung barang rongsokan. Selanjutnya, uang hasil penjualan barang curian tersebut dihabiskan di warnet untuk bermain game online,” ujarnya.

Menurutnya, hingga kini jajaran Unit Reskrim Polsek Meral Karimun masih mengejar tersangka lain. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, Derry dijerat dengan Pasal 363 Ayat 1 KUHP tentang Pencurian.

“Karena usia tersangka masih di bawah umur, polisi akan melakukan diversi atau pengalihan penyelesaian perkara anak dari proses peradilan pidana ke proses di luar peradilan pidana,” kata dia.


Editor : Muhammad Saiful Hadi